Mengenal Malaria Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

  • 26 Jul 2026 21:31 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, terutama di wilayah endemis seperti Papua. Namun, malaria dapat dicegah dan diobati apabila dikenali sejak dini.

Gejala malaria umumnya muncul 10–15 hari setelah seseorang digigit nyamuk yang membawa parasit. Penderita biasanya mengalami demam tinggi yang datang secara berkala, menggigil, berkeringat, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, serta tubuh terasa lemas. Jika tidak segera ditangani, malaria dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan mengancam jiwa.

Pencegahan malaria dapat dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk. Caranya antara lain tidur menggunakan kelambu berinsektisida, memakai pakaian berlengan panjang saat malam hari, menggunakan obat antinyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Selain itu, masyarakat juga perlu mendukung upaya pengendalian malaria yang dilakukan pemerintah melalui penyemprotan rumah dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan darah untuk memastikan adanya parasit malaria. Jika hasil pemeriksaan positif, tenaga kesehatan akan memberikan obat antimalaria sesuai dengan jenis parasit dan kondisi pasien. Mengonsumsi obat sesuai anjuran hingga tuntas sangat penting agar infeksi sembuh dan tidak kambuh.

Malaria bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Dengan mengenali gejala, menerapkan langkah pencegahan, dan segera berobat saat sakit, penyebaran malaria dapat ditekan. Bersama-sama, kita dapat mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih sehat dan bebas malaria.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....