KPA Provinsi Papua Tengah mengambil langkah konkret menangani HIV/AIDS

  • 26 Apr 2026 21:53 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah mengambil langkah konkret menangani HIV/AIDS dengan fokus pada edukasi masif, penyusunan kurikulum muatan lokal, dan penguatan layanan kesehatan. Demikian penegasakan itu dikemukakan Ketua KPA Papua Tengah, Freny Anouw, S.IP., saat dihubungi RRI Minggu 26 April 2026.

“Inisiatif utama ialah mencakup penyusunan modul edukasi bahaya HIV/AIDS dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, sosialisasi intensif, serta penanganan akar masalah seperti dampak miras dan tempat hiburan serta sejumlah permasalahan lainnya,” ucapnya.

Ia menjelasakan bahwa, Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal: KPA Papua Tengah bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyusun modul pembelajaran bahaya HIV/AIDS untuk disematkan dalam kurikulum sekolah dan universitas.

“Sosialisasi dan Edukasi Intensif KPA akan melakukan sosialisasi langsung ke sekolah, kampus, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, didorong oleh tingginya kasus yang tercatat,” ungkapnya.

Terkait penguatan layanan kesehatan KPA juga Mengintegrasikan layanan kesehatan inklusif untuk mempermudah akses tes HIV dan pengobatan. pendekatan kebijakan memasukkan penanggulangan HIV di dalam Raperdasi (Rancangan Peraturan Daerah Provinsi) untuk memperkuat payung hukum penanganan di tingkat daerah.

Freny juga menargetkan area rawan penularan seperti tempat hiburan dan peredaran miras sebagai bagian dari upaya preventif, didukung penuh oleh Gubernur Papua Tengah.

“Tindakan ini juga KPA Papua Tengah, melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan penanganan HIV/AIDS di Papua Tengah lebih efektif dan menyentuh berbagai lapisan,” tutup Freny Anouw.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....