Waspada Gangguan Aorta yang Kerap tanpa Gejala

  • 30 Mar 2026 01:07 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Gangguan pada aorta menjadi salah satu kondisi medis serius yang kerap luput dari perhatian masyarakat, meskipun perannya sangat vital dalam mengalirkan darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, kondisi ini berbahaya karena sering tidak menunjukkan gejala awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki tahap lanjut dan berisiko mengancam nyawa.

Dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular, Dr. dr. Yan Efrata Sembiring, Sp.B., SpBTKV(K) – VE dari Mayapada Hospital Surabaya menjelaskan pentingnya fungsi aorta dalam sistem peredaran darah.

“Aorta ibarat sebuah pipa utama distribusi air di rumah. Jika pipa utamanya bermasalah, seluruh sistem bisa ikut terganggu. Agar bisa berfungsi dengan baik, aorta harus kuat dan elastis untuk menahan tekanan setiap kali jantung berdetak,” ungkap dr. Yan.

Menurutnya, salah satu penyebab utama gangguan aorta adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Kondisi ini dapat merusak dinding aorta secara perlahan dan meningkatkan risiko komplikasi serius.

“Faktor penyebab yang paling sering ditemukan adalah tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol. Kondisi ini dapat membuat dinding aorta melemah karena terus-menerus menerima tekanan yang tinggi,” jelasnya.

Salah satu bentuk gangguan yang perlu diwaspadai adalah aneurisma aorta, yaitu pelemahan dinding pembuluh darah yang menyebabkan pembengkakan dan berisiko pecah tanpa gejala awal.

“Banyak pasien tidak merasakan keluhan apa pun dan baru datang ke IGD saat pembuluhnya sudah pecah,” tambah dr. Yan.

Selain itu, terdapat juga diseksi aorta yang ditandai dengan robekan pada lapisan pembuluh darah serta nyeri hebat di dada atau punggung. Kondisi ini termasuk kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan cepat.

Untuk mencegah risiko tersebut, masyarakat diimbau menjaga gaya hidup sehat seperti mengontrol tekanan darah, berhenti merokok, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, gangguan aorta dapat dicegah sejak awal sehingga risiko komplikasi serius dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....