Penolakan Pemeriksaan Darah Jadi Tantangan Kalibumi Pengendalian Malaria

  • 21 Nov 2025 12:58 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Meski pemeriksaan darah massal menjadi strategi penting dalam penanganan malaria, Puskesmas Kalibumi masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Penolakan warga menjadi tantangan terbesar dalam pelaksanaan MBS di beberapa titik layanan.

Staf Puskesmas Kalibumi, Ishak Suwitnyo, menjelaskan bahwa sebagian masyarakat menolak diperiksa karena merasa tidak memiliki gejala malaria. Kekhawatiran terhadap proses pengambilan darah juga masih ditemui.

“Itu ada penolakan-penolakan (terhadap MBS). Yang pertama masyarakat menolak karena merasa tidak bergejala malaria, jadi mereka bilnh ngapain saya periksa saya tidak ada gejala kok,” cerita Ishak kepada Tim LPP RRI Nabire, Kamis (20/11/2025).

Di lingkungan sekolah, pemeriksaan darah hanya dapat dilakukan jika sudah disetujui orang tua. Guru tidak diperkenankan memberikan izin tanpa persetujuan tertulis, sehingga jumlah peserta pemeriksaan sering kali tidak mencapai target.

Ishak menegaskan, kendala tersebut membuat cakupan pemeriksaan MBS belum maksimal, namun edukasi terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini malaria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....