Mengenal Pemancar yang ada di RRI Nabire

  • 25 Mei 2026 20:23 WIB
  •  Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - RRI Nabire telah mengudara sejak 1969 dan menjangkau banyak pendengar hingga ke pelosok negeri khususnya Papua Tengah. Di balik siaran RRI Nabire yang mengudara terdapat sistem pemancar yang bekerja sehingga audio dari ruang studio dapat terdengar hingga ke telinga pendengar.

Dalam mendistribusikan siaran ke masyarakat, RRI Nabire menggunakan sistem pemancar yang memproses audio dari ruang studio yang dihasilkan oleh penyiar. Sinyal audio ini kemudian masuk ke Audio Processor yang berfungsi untuk membuat kualitas audio menjadi lebih baik.

Setelah diolah, audio dikirim menuju pemancar menggunakan sistem STL (Studio toTransmitter Link). Penggunaan STL sangat penting dunia penyiaran radio. Hal ini disebabkan oleh lokasi studio dan pemancar yang sering kali berada dalam lokasi yang berbeda dan jauh.

Sinyal audio yang diterima oleh pemancar kemudian diproses dan digabung dengan frekuensi radio dan dikirimkan ke antena. Antena lalu memancarkan gelombang radio yang kemudian ditangkap oleh pendengar melalui perangkat radio.

RRI Nabire memiliki beberapa pemancar yang digunakan dalam mendistribusikan siaran hingga ke telinga pendengar. Pemancar tersebut terdiri dari pemancar FM (Frequency Modulation), pemancar MW (Medium Wave) dan pemancar SW (Short Wave).

Pemancar FM yang dimiliki RRI Nabire mengudara pada frekuensi 96,8 MHz dan 97,6 MHz untuk programa 1 (Pro 1), frekuensi 90,1 MHz untuk programa 2 (Pro 2) dan frekuensi 94,4 MHz untuk programa 3 (Pro 3). Daya pemancar ini mulai dari 1.000 Watt, 3.000 Watt dan 10.000 Watt yang menjangkau wilayah kota Nabire dan sekitarnya.

Pemancar MW yang beroperasi di RRI Nabire memiliki frekuensi 729 KHz dan berdaya sebesar 10.000 Watt. Pemancar ini mampu memancarkan programa 1 (Pro 1) mulai dari kota Nabire hingga ke luar Nabire dan menjangkau daerah-daerah pedalaman.

Selain memiliki pemancar FM dan MW, RRI Nabire juga menopang distribusi siaran melalui pemancar SW (Short Wave) dengan frekuensi 7290 KHz. Pemancar SW yang dimiliki oleh RRI Nabire telah beroperasi sejak 2001 dengan daya pemancar sebesar 1.000 Watt. Pemancar ini berfungsi untuk menyiarkan programa 1 (Pro) kepada masyarakat.
Pemancar SW dengan merek Elcom Bauer milik RRI Nabire (Foto: RRI/TMB Nabire)
Kekuatan pemancar MW dan SW milik RRI Nabire tidak hanya mengudara di tanah Papua saja tetapi juga menembus hingga ke Jepang dan Finlandia. Beberapa
pendengar mancanegara seperti di Jepang turut mengirimkan surat penerimaan sinyal frekuensi gelombang pendek (Short Wave) yang mereka dengar. Selain di Jepang, siaran RRI Nabire juga turut terdengar hingga ke Finlandia melalui gelombang menengah atau MW (Medium Wave).
Surat-surat yang dikirimkan oleh pendengar dari Jepang kepada RRI Nabire (Foto:RRI/TMB Nabire)

Di balik suara-suara yang menjangkau pendengar, mulai dari dalam daerah Nabire hingga ke luar negeri terdapat pemancar yang bekerja secara sistematis untuk
memberikan kualitas layanan yang terbaik bagi publik. RRI Nabire terus berkomitmen dalam menjaga kualitas siaran dan memastikan siaran tetap mengudara
dan menjangkau para pendengar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....