Bagaimana Air Terbentuk di Muka Bumi?

  • 11 Jun 2025 07:24 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Air adalah unsur penting bagi kehidupan. Sekitar 70% permukaan Bumi tertutup oleh air, tetapi pernahkah kamu bertanya-tanya: dari mana asalnya? Apakah air sudah ada sejak awal terbentuknya Bumi, atau terbentuk kemudian? Mari kita bahas penjelasannya secara sederhana.

Asal Usul Air di Bumi

Para ilmuwan memiliki dua teori utama tentang bagaimana air terbentuk dan muncul di permukaan Bumi:

1. Air berasal dari dalam Bumi (teori vulkanik)

Menurut teori ini, saat Bumi baru terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu, ia masih berupa bola panas yang dipenuhi gas dan lava. Ketika suhu mulai mendingin, uap air dari dalam Bumi keluar melalui letusan gunung berapi (disebut proses degassing). Uap air ini lalu mendingin dan menjadi hujan yang turun selama jutaan tahun, mengisi samudra dan laut.

Proses sederhananya:

· Uap air dari dalam Bumi naik ke atmosfer

· Uap mendingin kemudian hujan turun lalu terbentuk danau, laut, samudra

2. Air dibawa oleh komet dan asteroid es

Teori kedua menyebutkan bahwa air datang dari luar angkasa, dibawa oleh komet dan asteroid es yang menabrak Bumi pada masa awal pembentukannya. Komet mengandung es dan gas, dan saat menabrak Bumi, kandungan airnya tertinggal. Tabungan air dari berbagai tumbukan ini lama-lama memenuhi permukaan Bumi.

Penemuan terbaru dari misi luar angkasa seperti Rosetta (ESA) dan teleskop Hubble menunjukkan bahwa beberapa komet memiliki komposisi air mirip dengan air di Bumi, meski tidak semua cocok.

Air Terus Bergerak: Siklus Hidrologi

Setelah air berada di permukaan Bumi, air tidak tinggal diam. Ia mengalami siklus air (siklus hidrologi):

· Air menguap akan membentuk awan kemudian hujan turun, lalu mengalir ke sungai, danau, laut kemudian menguap lagi

Siklus ini menjaga keseimbangan jumlah air di Bumi, meskipun bentuknya bisa berubah (cair, es, uap).

Air di Bumi kemungkinan besar berasal dari kombinasi dua sumber: proses dalam Bumi (letusan gunung dan pendinginan) dan tumbukan benda langit seperti komet dan asteroid. Air ini kemudian mengisi permukaan Bumi dan terus berputar melalui siklus air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....