Hari Badak Sedunia, Seruan Selamatkan Lima Spesies
- 30 Sep 2026 17:12 WIB
- Nabire
Poin Utama
- Hari Badak Sedunia diperingati setiap 22 September untuk meningkatkan kesadaran melindungi badak dari berbagai ancaman yang dapat menyebabkan kepunahan.
- Peringatan Hari Badak Sedunia pertama kali diumumkan oleh WWF-Afrika Selatan pada tahun 2010.
- Pada 2011, gerakan ini berkembang menjadi inisiatif internasional setelah Lisa Jane Campbell dari Zimbabwe dan Rhishja Cota menggalang dukungan untuk melindungi kelima spesies badak yang masih ada di dunia.
RRI.CO.ID, Nabire - Hari Badak Sedunia atau World Rhino Day diperingati setiap 22 September. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melindungi badak dari berbagai ancaman yang dapat menyebabkan kepunahan.
Hari Badak Sedunia pertama kali diumumkan oleh WWF-Afrika Selatan pada 2010. Setahun kemudian, peringatan ini berkembang menjadi gerakan internasional setelah Lisa Jane Campbell dari Zimbabwe dan Rhishja Cota menggalang dukungan untuk meningkatkan perhatian terhadap kelima spesies badak yang masih bertahan di dunia.
Saat ini terdapat lima spesies badak, yakni badak hitam, badak putih, badak India, badak Sumatera, dan badak Jawa. Peringatan World Rhino Day mengangkat semangat “Five Rhino Species Forever”, sekaligus mendorong masyarakat untuk mendukung upaya perlindungan dan konservasi badak.
Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki dua spesies badak, yakni badak Jawa dan badak Sumatera. Kedua satwa tersebut menghadapi ancaman serius, antara lain akibat perburuan ilegal, perdagangan cula, serta berkurangnya habitat alami.
Hari Badak Sedunia menjadi pengingat pentingnya menjaga keberadaan satwa langka dan habitatnya. Upaya konservasi membutuhkan kerja sama pemerintah, lembaga konservasi, masyarakat, serta berbagai pihak agar badak tetap dapat bertahan dan menjadi bagian dari kekayaan alam untuk generasi mendatang. (Falen Nelwan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....