CapCut Down Massal, Pengguna Pro Alami Gangguan

  • 27 Jan 2026 04:00 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire: Tampaknya aplikasi pengeditan video CapCut milik TikTok mengalami gangguan besar yang berlangsung sejak 25 Januari 2026 hingga 26 Januari 2026. Gangguan ini telah berlangsung lebih dari 17 jam dan berdampak pada berbagai layanan utama aplikasi tersebut.

Sejumlah laporan dari pengguna bermunculan di media sosial seperti Reddit dan X. Pengguna mengeluhkan tidak dapat mengakses fitur dasar, melakukan ekspor video, hingga gagal memuat halaman akun. Salah satu pengguna Reddit menyebut gangguan mulai terjadi sekitar pukul 03.00 pagi, yang menyebabkan aplikasi versi web dan desktop tidak dapat digunakan sama sekali.

Dilansir dari Piunikaweb, keluhan paling banyak datang dari pelanggan CapCut Pro. Beberapa pengguna melaporkan status langganan mereka tiba-tiba tidak terdeteksi meskipun masih aktif. Bahkan ada pengguna yang baru saja berlangganan Pro namun tidak dapat mengakses fitur premium. Sebagian lainnya mengaku terkunci dari akun setelah mencoba menghapus dan memasang ulang aplikasi.

Sementara itu, aplikasi CapCut versi mobile dilaporkan masih dapat digunakan sebagian. Namun sejumlah fitur penting seperti pengeditan teks, transisi, musik, dan efek tidak dapat dimuat dengan normal. Fungsi ekspor video juga dilaporkan mengalami gangguan di seluruh platform. Beberapa pengguna menerima pesan kesalahan berupa “kesalahan jaringan” atau pemberitahuan bahwa sistem sedang dalam proses pembaruan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak CapCut belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab gangguan tersebut. Meski demikian, sejumlah pengguna melihat notifikasi yang menyebutkan bahwa sistem sedang dalam tahap peningkatan layanan.

Di sisi lain, TikTok juga sempat mengalami gangguan login dalam beberapa jam terakhir. Kondisi ini diduga berkaitan dengan masalah pada server induk TikTok yang turut berdampak pada layanan CapCut. Sejumlah kreator mengaku mengalami penurunan tayangan dan gangguan pada rekomendasi FYP.

Sambil menunggu layanan kembali normal, sebagian pengguna memilih beralih sementara ke aplikasi alternatif seperti Splice dan OpenShot untuk melanjutkan aktivitas pengeditan video.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....