Pembatasan Sampah Plastik Sekali Pakai di Kabupaten Nabire
- 31 Jul 2026 20:01 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Penggunaan kantong plastik di Kabupaten Nabire mulai diterapkan. Penerapan pengurangan penggunaan kantong plastik mulai dilaksanakan dan berlaku di sejumlah toko besar atau toko-toko swalayan di Kota Nabire. Warga yang sebelumnya diberikan kantong plastik setelah berbelanja, saat ini tidak lagi mendapatkan kantong plastik, namun diarahkan untuk membeli tas belanjaan yang telah disiapkan di toko tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, S.T., M.T., Mengatakan, sesuai Peraturan Bupati (Perbub) Kabupaten Nabire, Nomor 12 Tahun 2025 tentang pembatasan sampah plastik sekali pakai. Ia menjelaskan, sejumlah toko dan swalayan telah disampaikan tentang Perbub ini dan telah mulai diterapkan.
"Belum semua tempat usaha di Kota Nabire yang menerapkan Perbub ini, kami akan sosialisasikan terlebih dahulu, terutama yang toko kecil dan kios, perlu disampaikan bertahap kepada mereka," kata Palumpun, saat menghadiri acara dialog interaktif Gerakan Membangun Papua (GMP) sekorwil Papua, Kamis pagi, 30 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pengurangan atau pembatasan penggunaan kantong plastik pada masyarakat dapat mengurangi volume sampah di Kabupaten Nabire yang bisa mencapai 80 hingga 100 ton perhari. Sementara peraturan dari Kementrian Lingkungan Hidup, bahwa volume sampah yang akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir harus dikurangi, tidak semua sampah berakhir di TPA.
"Agustus 2026, aturan Kementrian Lingkungan Hidup itu sudah berlaku, ini akan kita terapkan di Kabupaten Nabire bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, salah satunya dengan cara mendaur ulang sampah tertentu sehingga bisa menjadi bahan baku yang dapat dijual atau digunakan lagi," tuturnya.
Arfan Palumpun berharap, warga Nabire dapat memilah sampah dari rumah. Ada sampah yang tidak harus dibuang, bisa dimanfaatkan untuk pot bunga dan bahan baku hiasan di rumah, misalnya kemasan botol bekas. Sampah organik juga dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, sehingga tidak semua sampah dibuang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....