Disperindag Mimika Pastikan Pasokan LPG Bertahap Masuk hingga Akhir April

  • 13 Apr 2026 19:46 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani, menyampaikan bahwa terjadi kelangkaan LPG di sejumlah wilayah akibat keterlambatan kapal serta gangguan distribusi secara nasional. Kondisi ini juga diperparah oleh adanya importasi yang belum sepenuhnya merata ke berbagai daerah, pada hari senin 13 april 2026. Ia menjelaskan bahwa secara nasional, beberapa daerah memang mengalami kekurangan pasokan LPG. Untuk wilayah Timika, suplai utama masih bergantung pada Makassar yang saat ini lebih memprioritaskan kebutuhan di kawasan Sulawesi. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi ke Timika menjadi terbatas dan tidak stabil.

“Jika ada kelebihan di Makassar baru bisa disalurkan ke Timika. Hal ini yang menyebabkan pasokan kita berkurang,” jelasnya. Karena itu, pemerintah daerah mulai mencari alternatif pasokan dari daerah lain yang memiliki ketersediaan lebih mencukupi.

Sabelina menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan ada tambahan pasokan sekitar 4.000 tabung LPG yang dijadwalkan masuk pada 13 atau 14 April. Selain itu, pengiriman tambahan juga direncanakan kembali pada tanggal 25 April, sehingga diharapkan kebutuhan masyarakat hingga akhir bulan dapat terpenuhi.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan LPG di rumah. Menurutnya, praktik penyetokan berlebihan justru dapat memperparah kelangkaan dan merugikan masyarakat lainnya. Selain itu, terdapat pula potensi penyalahgunaan oleh oknum yang membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak. Tabung 5,5 kilogram dapat menjadi alternatif sementara jika tabung 12 kilogram sulit diperoleh, serta penggunaan minyak tanah dapat dipertimbangkan dalam kondisi darurat.

Untuk pelaku usaha seperti rumah makan dan warung, Disperindag akan mengeluarkan surat edaran agar menggunakan tabung 50 kilogram agar tidak membebani pasokan LPG subsidi rumah tangga. Langkah ini diharapkan dapat menjaga distribusi tetap tepat sasaran.

Sementara itu, pemerintah memastikan bahwa harga LPG di tingkat agen masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan. Disperindag bersama agen distribusi seperti Sinar Murni Papua, Indomaret, dan Musdalifah terus melakukan konsolidasi untuk menjaga ketersediaan pasokan di Mimika. (Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....