Pemkab Mimika Gelar Musrenbang Otsus 2027, Prioritaskan Program Tepat Sasaran
- 31 Mar 2026 18:53 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2027 pada Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Ultima ini dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan pembangunan di daerah.
Bupati Mimika Johannes Rettob yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Santi Sondang, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Musrenbang Otsus bukan sekadar agenda rutin administratif, melainkan momentum penting dalam memastikan dana Otsus benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dana Otsus harus mampu “menyentuh kulit dan meresap ke tulang” masyarakat Orang Asli Papua di Mimika. Hal ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang adil dan merata.

Pelaksanaan Musrenbang Otsus ini memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya menyelaraskan dan menajamkan prioritas pembangunan, menyinergikan program dan kegiatan Otsus, serta mewujudkan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah.
Selain itu, forum ini juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua, mengevaluasi pelaksanaan program Otsus, serta menentukan prioritas pembangunan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan riil masyarakat di kampung-kampung.
Musrenbang ini juga menjadi dasar dalam penyusunan program yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), sekaligus mendukung arah pembangunan nasional secara menyeluruh.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah mengusung tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia Berkarakter Berbasis Ekonomi Inklusif.” Tema ini menekankan pentingnya membangun manusia yang tidak hanya terampil, tetapi juga berintegritas, mencintai budaya, dan memiliki mentalitas yang kuat.
Konsep ekonomi inklusif juga menjadi perhatian utama, di mana pembangunan ekonomi harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat pesisir dan pegunungan. Peran mama-mama penjual noken, nelayan, dan petani lokal didorong menjadi pelaku utama dalam perputaran ekonomi daerah.
Pemerintah juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran program, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana Otsus, serta sinergitas antar OPD. Dengan dukungan tokoh adat dan masyarakat, Musrenbang Otsus 2027 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran demi terwujudnya Mimika yang maju, adil, dan sejahtera.(SAN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....