ESDM Lanjutkan Uji Coba CNG Merah Putih Tabung 3 Kg

  • 31 Jul 2026 18:46 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan pengembangan program gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih tabung 3 kilogram. Saat ini, pemerintah tengah melaksanakan pengujian tahap ketiga guna memastikan aspek keamanan dan kelayakan sebelum program tersebut diterapkan secara lebih luas.

Melansir dari Bloomberg Technoz, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan proses pengujian dilakukan di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Selain pengujian teknis, Kementerian ESDM juga tengah menyusun kajian komprehensif mengenai mekanisme distribusi tabung CNG 3 kilogram kepada masyarakat.

“Untuk CNG, ini kan lagi pengujian di Lemigas. Jadi selesai di Lemigas bagaimana implementasinya, baik tabung untuk ketersediaan dan ini secara komprehensif kita selesaikan,” kata Yuliot Tanjung kepada Bloomberg Technoz di Tapanuli Utara, dikutip Jumat, 31 Juli 2026.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM menyampaikan bahwa sampel tabung CNG 3 kilogram dipersiapkan untuk diuji di Lemigas sebelum memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat. Pengujian tersebut menjadi bagian dari rangkaian evaluasi untuk memastikan produk memenuhi standar keselamatan.

Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman juga mengungkapkan pemerintah tengah mempertimbangkan pengadaan sekitar 100.000 tabung CNG berukuran 3 kilogram dari China. Menurutnya, jumlah tersebut diperlukan sebagai syarat minimum untuk mendukung proses pengujian dan pengembangan program.

“Jadi, kita sekarang fokus kepada proses pengujian. Proses pengujian ini butuh tabung yang riil. Untuk bisa kita dapatkan tabung yang riil, minimum kita harus pesan 100.000,” ujar Laode Sulaeman.

Laode menjelaskan pengadaan tabung tersebut nantinya akan dilakukan oleh badan usaha, bukan oleh pemerintah secara langsung. Namun, pemerintah belum merinci badan usaha yang akan menangani proses pengadaan tersebut, baik dari kalangan BUMN maupun swasta.

Di sisi lain, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan proyek CNG Merah Putih direncanakan dikerjakan melalui kerja sama dengan PT Pindad (Persero). Meski demikian, pemerintah masih menunggu hasil uji coba yang sedang berlangsung di China sebelum melanjutkan kerja sama teknis di dalam negeri.

Pemerintah juga memastikan penggunaan CNG Merah Putih tidak mengharuskan masyarakat mengganti kompor LPG yang sudah dimiliki. Kompor rumah tangga yang saat ini digunakan disebut tetap dapat dimanfaatkan tanpa pemasangan alat tambahan atau converter. Sementara itu, tabung CNG Merah Putih akan menggunakan tabung tipe 4 berbahan polimer yang diperkuat komposit dan fiberglass, yang dirancang memiliki bobot lebih ringan serta memenuhi standar keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....