Dua Anggota KKB Tewas Saat Ditangkap Polisi

  • 19 Mei 2025 11:00 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Dua orang yang diduga kuat merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas ditembak saat proses penangkapan yang dilakukan oleh aparat gabungan dari Polda Papua Tengah di Kabupaten Nabire, Jumat (16/5/2025). Penindakan berlangsung di kawasan Putaran Philips, Kilometer 50, Distrik Uwapa, sekitar pukul 13.15 WIT.

Kedua terduga pelaku berinisial MP dan HD, diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Dogiyai. Mereka diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang warga sipil bernama Josep Agus Lepa, yang terjadi di Kabupaten Dogiyai pada 5 Mei 2025 lalu.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, menjelaskan bahwa tindakan tegas dan terukur dilakukan karena kedua pelaku melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Petugas yang telah mengantongi informasi keberadaan pelaku berupaya melakukan penangkapan secara persuasif, namun justru mendapat perlawanan.

"Saat proses penangkapan, keduanya melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga tindakan tegas terukur harus diambil," ujar AKBP Samuel dalam keterangannya, Jumat malam.

Setelah dinyatakan tewas, jenazah kedua pelaku langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire untuk dilakukan visum dan penanganan lanjutan oleh pihak kepolisian.

Dalam proses olah TKP, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua pelaku yang diduga memperkuat dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan KKB.

Temuan dari Tubuh HD

Dari tubuh tersangka HD, polisi menemukan 11 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua buah parang dengan gagang dililit karet dan lakban, satu buah HP Android merek Oppo berwarna biru, serta berbagai atribut yang kerap digunakan anggota KKB, seperti jaket kulit hitam, kaos loreng bergambar bendera KNPB-TPNPB, dan dua buah tas noken, salah satunya bertuliskan "AMO DUM".

Barang-barang lain yang diamankan meliputi sepatu bermerek Salomon, sarung tangan hitam-hijau, kaus kaki hitam, ikat pinggang, topi, serta dua tulang binatang (babi dan kasuari) yang diduga digunakan sebagai simbol atau jimat kelompok. Selain itu, ditemukan juga sebuah parang bergerigi, pisau, dan sejumlah perlengkapan pribadi seperti rokok, charger HP, korek gas, serta satu kantong pinang beserta kapur.

Temuan dari Tubuh MP

Sementara itu, dari tubuh tersangka MP, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Verza 150 warna hitam, jaket, kaos loreng, dua pasang celana pendek bermotif garis, sepatu bot hijau tua, dan berbagai perlengkapan pribadi lainnya.

Aparat juga mengamankan satu HP Oppo berwarna hitam, dua STNK atas nama berbeda, satu buah flashdisk, dua kartu memori 8 GB, sebuah dompet loreng, satu buah teropong dua lensa, serta uang tunai dengan total Rp272.000. Selain itu, ditemukan pula kalung manik-manik, topeng rasta, satu kikir, 21 buah korek gas, pecahan cermin, serta dua buah kunci motor merek Honda.

"Seluruh barang bukti telah diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap jaringan KKB lebih lanjut," tegas AKBP Samuel.

Polda Papua Tengah Terus Lakukan Pengejaran

Polda Papua Tengah memastikan bahwa operasi penindakan terhadap kelompok bersenjata seperti KKB akan terus dilakukan. Jajaran kepolisian menegaskan komitmen mereka dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat, khususnya di wilayah rawan konflik seperti Nabire dan Dogiyai.

"Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah menjalankan tugas dengan baik," lanjut Kapolres. "Termasuk kepada masyarakat yang turut memberikan informasi penting mengenai keberadaan pelaku."

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan segera melapor apabila mengetahui aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Operasi penindakan terhadap KKB ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat keamanan dalam menumpas gangguan keamanan di Tanah Papua yang kerap menelan korban jiwa dan mengancam ketenteraman masyarakat sipil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....