Film Suanggi, Ilmu Kutukan Tayang 10 September 2026, Kisah Mistis Indonesia Timur

  • 30 Jul 2026 18:40 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan film horor dengan nuansa berbeda melalui SUANGGI: Ilmu Kutukan, yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 10 September 2026. Film ini mengangkat kisah mistis Suanggi yang telah lama dikenal dalam tradisi masyarakat Indonesia Timur, khususnya di Papua, Maluku, Nusa Tenggara, dan sebagian wilayah Sulawesi.

Disutradarai oleh Dom Dharmo serta diproduksi oleh Mutiara Films dan Subtube Studio, SUANGGI: Ilmu Kutukan menawarkan pendekatan baru dalam genre horor Indonesia. Berbeda dengan film-film yang banyak mengangkat mitos dari Pulau Jawa, karya ini mengeksplorasi kekayaan budaya dan cerita rakyat dari kawasan timur Indonesia sebagai latar utama cerita.

Film ini mengisahkan Beni, seorang pria yang kembali ke kampung halamannya di Pulau Kladum bersama kekasihnya, Gia, setelah bertahun-tahun merantau. Kepulangannya bukan hanya untuk menjenguk ibu angkatnya yang sedang sakit, tetapi juga untuk mencari harta peninggalan keluarga demi melunasi utang yang membelit kehidupannya. Namun, niat tersebut justru membawanya pada serangkaian teror supranatural dari sosok Suanggi yang mengancam dirinya, keluarga, dan seluruh penghuni pulau.

Sutradara Dom Dharmo menjelaskan bahwa film ini lahir dari riset mendalam terhadap budaya lisan masyarakat Indonesia Timur. Menurutnya, kisah Suanggi tidak hanya menghadirkan unsur horor, tetapi juga menyimpan nilai tentang keluarga, kepercayaan, ketakutan, dan konsekuensi dari setiap pilihan hidup.

Film ini dibintangi oleh Carissa Perusset, Pangeran Lantang, Iwa K, John Yewen, Dayu Wijanto, Stany Imbiry, Atina Akinoref, Obi Mesakh, serta Hendra Louis "Botak Bicara". Para pemain mengaku harus mempelajari budaya, dialek, dan karakter khas Papua agar mampu menghadirkan penampilan yang autentik di layar lebar.

Selain menyuguhkan cerita yang menegangkan, SUANGGI: Ilmu Kutukan diharapkan menjadi salah satu film yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia Timur kepada masyarakat luas. Melalui perpaduan riset budaya, sinematografi yang menampilkan lanskap khas timur Indonesia, serta tata suara yang mendukung suasana mencekam, film ini siap memberikan pengalaman horor yang berbeda bagi penonton saat resmi tayang pada 10 September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....