Pakuli: Papeda Ikan Kuah Kuning Keliling

  • 30 Mei 2024 11:29 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Papeda merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia bagian timur seperti di Papua. Papeda biasa disajikan dengan ikan kuah kuning, sayur kangkung bunga pepaya, dan sambal colo-colo.

Untuk menikmati makanan khas Papua ini masyarakat biasanya harus mengolah sagu menjadi papeda atau dapat menikmati lagsung di warung makan atau restauran yang menyajikan menu papeda ini.

Monalisa Y. Haluk membuka usaha Pakuli (Papeda Ikan Kuah Kuning Keliling), menilik berkurangnya pengusaha makanan yang menyajikan papeda dan mahalnya papeda di warung makan atau restauran yang hanya dapat dijangkau kalangan menengah ke atas.

Monalisa Y. Haluk Pemilik Pakuli Papeda Ikan Kuah Kuning Keliling

Pakuli diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang memiliki ekonomi menengah kebawah. "Saya berpkir bahwa kalo kita bisa rubah konsep dari door to door atau dari rumah ke rumah seperti pedagang bakso, mungkin itu jauh lebih baik dan bisa dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Ujar Owner Pakuli saat berdialog bersama Pro 1 RRI Nabire, Rabu (29/05/2024).

Pakuli di bentuk sejak (22/04/2024) belum lama berjalan memiliki 10 kurir yang siap melayani di berbagai wilayah di Kabupaten Nabire. "Pakuli baru berjalan kurang lebih satu bulan lebih, dan berharap lebih besar lagi dan kalo boleh ada di setiap kota di Indonesia. "Ujar Mona.

Sementara itu harga per porsi yang dijual oleh pakuli adalah Rp 25.000,00 dan per gerobak menyediakan 50 porsi yang siap mengantar pesanan mulai pukul 09.00-16.00 WIT."kalo satu gerobak kita punya target penjualannya 50 porsi dan Puji Tuhan karna tidak pernah mereka kembali ada stok sisa atau habis."tambahnya.

Sebulan terakhir sejak berdirinya pakuli, Monalisa menyatakan mendapat tawaran dari daerah Jayapura, Timika, Sorong dan Manokwari untuk membuka cabang pakuli di daerah tersebut

Monalisa mengatakan dengan hadirnya pakuli mengajak anak muda untuk bangga menjadi anak Papua yang di berkati dengan alam yang kaya seperti dusun sagu.

Ia berharap mendapat perhatian dari pemerintah terhadap pelaku usaha yang turut berkontribusi program-program pemerintah.

"Kami ini pengusaha akar rumput pengusaha asli papua yang ingin di proteksi oleh pemberdayaan pemerintah. Kami juga dengan pakuli ingin menyehatkan bangsa, masyarakat Indonesia, masyarakat Nabire, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua yang lain. " Tutup Monalisa Y. Haluk Pemilik bisnis Pakuli papeda keliling.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....