Semarak Festival UMKM Mimika Dibalut Tarian Kamoro dan Nusantara
- 14 Agt 2026 04:21 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Festival UMKM Mimika 2026 tidak hanya menghadirkan berbagai produk usaha lokal, tetapi juga dimeriahkan dengan beragam pertunjukan seni dan budaya. Sejumlah tarian ditampilkan untuk menambah semarak kegiatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Mimika,Kamis 13 Agustus 2026.
Tarian Nusantara yang dibawakan Sanggar EL-ROF. Para penari tampil dengan gerakan yang indah dan penuh semangat sehingga suasana Festival UMKM Mimika semakin meriah.
Kemudian, kemeriahan berlanjut dengan penampilan yang mencuri perhatian para penonton, yakni tarian Kamoro yang dibawakan oleh masyarakat Mioko. Tarian tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, yang turut bergabung dan menari bersama para penari. Gerakan kaki dan tangan yang lentur serta indah, diiringi alunan musik khas masyarakat Mioko, membuat tarian tersebut semakin menarik perhatian dan menambah semarak Festival UMKM Mimika.
"Tarian ini menceritakan bahwa kita harus bersatu dari timur sampai barat, bersama roda pemerintahan di Kabupaten Mimika yang sedang berjalan dalam pembangunan," ujar Samuel Yogi.

Melalui tarian tersebut, masyarakat Kamoro dan Amungme juga menyampaikan pesan agar adat dan budaya lokal tetap dijaga. "Jangan ada yang mengubah adat, jangan mengubah bahasa, dan jangan mengambil budaya dari luar. Kami berharap pemerintah bisa mengangkat budaya orang Amungme dan orang Kamoro yang memiliki tanah, wilayah, dan kabupatennya," ungkapnya.
Masyarakat berharap budaya lokal tidak tertinggal dalam proses pembangunan. "Jangan sampai kita tertinggal, jangan tertidur, dan jangan tertindas oleh pemerintah. Mari sama-sama kita membangun Kabupaten Mimika, karena Mimika bisa bangkit dengan budaya," lanjutnya.
Keterlibatan Samuel Yogi dalam tarian tersebut turut mendapat apresiasi dari para penari dan masyarakat. "Pak Kadis bisa menyatu dengan masyarakat dari timur hingga ke barat. Ini yang masyarakat harapkan, pemimpin yang berjiwa masyarakat, yang mau turun ke kampung dan ikut dalam pesta budaya adat orang Mimika dan orang Kamoro," kata masyarakat.
Mereka juga menyampaikan bahwa Samuel Yogi merupakan anak adat yang sejak kecil hingga saat ini dikenal dekat dengan masyarakat pesisir. "Pak Kadis merupakan anak adat. Dari kecil sampai saat ini, kinerjanya sudah dikenal di pesisir," ungkap mereka.
Penampilan tarian Kamoro tersebut menjadi bagian penting dalam Festival UMKM Mimika. Selain menghibur pengunjung, pertunjukan itu juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan tentang persatuan, pelestarian adat dan bahasa, serta pentingnya pembangunan yang tetap berpijak pada budaya masyarakat asli Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....