OJK Ungkap Belum Atur Persaingan Suku Bunga Simpanan Bank
- 29 Jul 2026 22:02 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan belum berencana menerapkan kebijakan khusus untuk membatasi persaingan suku bunga simpanan di industri perbankan. Meski demikian, regulator menilai persaingan yang agresif antarlembaga perbankan tetap perlu dijaga agar berlangsung secara sehat.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan OJK telah menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur standardisasi komponen perhitungan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK). Aturan tersebut juga mewajibkan bank mengumumkan komponen pembentuk SBDK kepada publik.
"Termasuk biaya dana atau cost of fund untuk kredit, agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat," kata Dian dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 Juli 2026.
Selain itu, OJK terus mengimbau perbankan agar secara bertahap menyesuaikan tingkat suku bunganya sesuai kondisi pasar, menjaga rasio keuangan yang sehat, serta menciptakan persaingan bunga yang sehat di industri perbankan.
Regulator juga meminta bank memberikan informasi yang lengkap dan memadai mengenai produk simpanan kepada nasabah sebagai bagian dari edukasi dan pelindungan konsumen.
Menurut Dian, persaingan penghimpunan dana simpanan masih berlangsung cukup kompetitif. Hal itu disebabkan nasabah dengan dana simpanan besar umumnya memiliki daya tawar yang lebih tinggi dalam menentukan tingkat bunga dengan pihak bank.
"Meskipun demikian, Bank perlu mengoptimalkan strategi pendanaan mereka, terutama dengan meningkatkan porsi dana murah (low-cost funding)," ujarnya.
Ia menjelaskan peningkatan porsi dana murah penting untuk memberikan fleksibilitas dalam penetapan suku bunga kredit, sekaligus menjaga daya saing dan profitabilitas perbankan di tengah dinamika pasar. Pasalnya, biaya dana atau cost of fund menjadi salah satu komponen utama dalam penentuan suku bunga kredit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....