IHSG Ditutup Melemah 0,64 Persen, Saham Big Caps Jadi Beban

  • 29 Jul 2026 22:54 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,64 persen ke level 6.091 pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Pelemahan dipicu tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps), terutama PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Dikutip dari Bloomberg Technoz, sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona merah dengan rentang pergerakan antara level 6.174 hingga menyentuh level terendah 6.029.

Pelemahan indeks juga dipengaruhi sentimen global, salah satunya kenaikan harga minyak mentah lebih dari 4 persen akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Iran melancarkan serangan terhadap pasukan Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut turut memperbesar kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi global.

Selain itu, pelaku pasar masih bersikap hati-hati menunggu hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) yang berlangsung pada 28 hingga 29 Juli 2026.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi mencapai Rp22,97 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 40,14 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,97 juta kali.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 177 saham menguat, 468 saham melemah, dan 148 saham bergerak stagnan.

Sektor properti, perindustrian, dan transportasi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, masing-masing turun 2,74 persen, 2,66 persen, dan 1,77 persen.

Saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) menjadi pemberat terbesar setelah anjlok hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) dengan penurunan 14,86 persen ke level Rp10.450 per saham. Selain MPRO, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Ekamas Maju Republik Tbk (MORA), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turut menjadi penekan utama pergerakan IHSG.

Sementara itu, sejumlah saham unggulan dalam indeks LQ45 juga berakhir di zona merah, di antaranya PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....