IHSG Melemah, Investor Asia Masih Waspada Geopolitik
- 30 Mar 2026 20:06 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menutup perdagangan hari ini di zona merah. Sempat menguat tipis di awal sesi, IHSG tidak mampu melawan tekanan pelemahan yang melanda bursa saham Asia.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, pada Senin 30 Maret 2026, IHSG finis di posisi 7.091,67, melemah tipis 0,08% dibanding penutupan sebelumnya. Bursa Asia lainnya juga mengalami koreksi, termasuk KOSDAQ dan KOSPI di Korea Selatan, TOPIX dan NIKKEI 225 di Jepang, serta Sensex di India, yang semuanya tercatat melemah signifikan.
Insert Narsum: “Eskalasi geopolitik di Timur Tengah membuat investor berhati-hati, dan harga minyak yang tinggi menambah tekanan pada pasar saham. Kita harus bersiap menghadapi pelemahan pasar lebih dalam,” ujar Matt Maley, Kepala Strategi Pasar di Miller Tabak + Co.
Kecemasan inflasi global juga menekan pasar. Investor mulai menilai ulang ekspektasi kebijakan moneter, dengan peluang pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed menipis, bahkan beberapa bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan suku bunga.
Perkembangan ini mendorong pelaku pasar untuk mengambil sikap wait and see. Instrumen berisiko, terutama di negara berkembang, tidak menjadi pilihan utama, sehingga sebagian besar bursa saham Asia ditutup dengan koreksi signifikan, menjadikan IHSG meski melemah, tetap relatif terbaik di kawasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....