Daftar Pinjol Didenda KPPU, Total Sanksi Rp755 Miliar

  • 29 Mar 2026 22:01 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjatuhkan sanksi kepada 97 perusahaan pinjaman online (pinjol) dengan total denda mencapai Rp755 miliar terkait praktik kartel bunga.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur, menyatakan seluruh perusahaan terbukti melanggar ketentuan persaingan usaha.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, pelanggaran tersebut terkait Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Selain sanksi denda, KPPU juga merekomendasikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat pengawasan terhadap industri pinjaman daring.

Berikut daftar lengkap perusahaan yang dikenakan sanksi:

PT Abadi Sejahtera Finansindo

PT Adiwisista Finansial Teknologi

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia

PT Aktivaku Investama Teknologi

PT Alami Fintek Sharia

PT Aman Cermat Cepat

PT Amartha Mikro Fintek

PT Ammana Fintek Syariah

PT Anugerah Digital Indonesia

PT Artha Dana Teknologi

PT Artha Permata Makmur

PT Astra Welab Digital Arta

PT Berdayakan Usaha Indonesia

PT Bursa Akselerasi

PT Cerita Teknologi Indonesia

PT Cicil Solusi Mitra Teknologi

PT Creative Mobile Adventure

PT Crowde Membangun Bangsa

PT Dana Bagus Indonesia

PT Dana Kini Indonesia

PT Dana Pinjaman Inklusif

PT Dana Syariah Indonesia

PT Digital Micro Indonesia

PT Doeku Peduli Indonesia

PT Duha Madani Syariah

PT Esta Kapital Fintek

PT Ethis Fintek Indonesia

PT Fidac Inovasi Teknologi

PT Finansia Aira Teknologi

PT Finansial Integrasi Teknologi

PT Fintech Bina Bangsa

PT Fintegra Homido Indonesia

PT Fintek Digital Indonesia

PT Gradana Teknoruci Indonesia

PT Grha Dana Bersama

PT Harapan Fintech Indonesia

PT Idana Solusi Sejahtera

PT Iki Karunia Indonesia

PT Inclusive Finance Group

PT Indo Fin Tek

PT Indonesia Fintopia Technology

PT Indonusa Bara Sejahtera

PT Indosaku Digital Teknologi

PT Info Tekno Siaga

PT Inovasi Terdepan Nusantara

PT Intekno Raya

PT Julo Teknologi Finansial

PT Kawan Cicil Teknologi Utama

PT Klikcair Magga Jaya

PT Komunal Finansial Indonesia

PT Kreasi Anak Indonesia

PT Kredifazz Digital Indonesia

PT Kredit Pintar Indonesia

PT Kredit Plus Teknologi

PT Kredit Utama Fintech Indonesia

PT Kreditku Teknologi Indonesia

PT Kuaikuai Tech Indonesia

PT Lampung Berkah Finansial Teknologi

PT Pindar Berbagi Bersama

PT Lentera Dana Nusantara

PT Linkaja Modalin Nusantara

PT Lumbung Dana Indonesia

PT Lunaria Annua Teknologi

PT Mapan Global Reksa

PT Mediator Komunitas Indonesia

PT Mekar Investama Teknologi

PT Mitrausaha Indonesia Grup

PT Modal Rakyat Indonesia

PT Mulia Inovasi Digital

PT Oriente Mas Sejahtera

PT Pasar Dana Pinjaman

PT Pembiayaan Digital Indonesia

PT Pendanaan Teknologi Nusa

PT Pinduit Teknologi Indonesia

PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat

PT Pintar Inovasi Digital

PT Piranti Alphabet Perkasa

PT Plus Ultra Abadi

PT Pohon Dana Indonesia

PT Progo Puncak Group

PT Qazwa Mitra Hasanah

PT Rezeki Bersama Teknologi

PT Ringan Teknologi Indonesia

PT Sahabat Mikro Fintek

PT Satustop Finansial Solusi

PT Sejahtera Sama Kita

PT Simplefi Teknologi Indonesia

PT Smartec Teknologi Indonesia

PT Sol Mitra Fintec

PT Solid Fintek Indonesia

PT Solusi Teknologi Finansial

PT Stanford Teknologi Indonesia

PT Teknologi Merlin Sejahtera

PT Toko Modal Mitra Usaha

PT Tri Digi Fin

PT Trust Teknologi Finansial

PT Uangme Fintek Indonesia

KPPU menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum guna menciptakan persaingan usaha yang sehat di sektor keuangan digital.

Ke depan, penguatan pengawasan dan regulasi diharapkan mampu melindungi masyarakat serta menjaga stabilitas industri fintech nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....