Harga CPO Terus Merosot Empat Hari Berturut-turut
- 26 Nov 2025 10:15 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Selasa (25/11/2025). Di Bursa Malaysia Derivatives Exchange, kontrak pengiriman Februari 2026 ditutup pada level MYR 3.990 per ton, turun 1,6% dari hari sebelumnya. Posisi ini menjadi yang terendah sejak 1 Juli, menandai penurunan terdalam dalam lebih dari empat bulan terakhir.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, dengan pelemahan ini harga CPO resmi turun empat hari beruntun, terkoreksi 5,58 persen secara point-to-point. Tekanan terutama datang dari penurunan harga minyak nabati lain yang menjadi kompetitor langsung di pasar global.
Harga minyak kedelai di bursa Dalian, Tiongkok, melemah 0,37%, sementara di Chicago Board of Trade (AS) turun 0,59%. Saat minyak kedelai menjadi lebih murah, insentif konsumen industri untuk beralih ke CPO semakin berkurang karena keduanya berperan sebagai substitusi satu sama lain.
Ekspektasi penurunan permintaan ekspor Malaysia turut membebani pasar. Data AmSpec Agri menunjukkan ekspor produk sawit Malaysia pada 1–22 November merosot 16,4% dibandingkan bulan sebelumnya. Intertek Testing Services bahkan memperkirakan penurunan lebih dalam, yakni 18,8%.
Selain itu, penguatan ringgit sebesar 0,22% terhadap dolar AS menambah tekanan pada harga CPO. Karena CPO dihargai dalam ringgit, apresiasi mata uang Malaysia membuat kontrak CPO menjadi lebih mahal bagi investor asing, sehingga menekan daya beli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....