Exxon Mobil Kehilangan Sejumlah Trader Gas Alam Berpengalaman
- 29 Jun 2026 14:12 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Sejumlah trader gas alam berpengalaman dilaporkan meninggalkan Exxon Mobil Corp. dalam beberapa waktu terakhir. Kepergian para eksekutif ini terjadi di tengah upaya perusahaan memperkuat bisnis perdagangan energi sebagai salah satu motor pertumbuhan.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, Kepala Perdagangan Gas dan Listrik Amerika Serikat (AS) Exxon Mobil, Jon Jaye, akan bergabung dengan Expand Energy Corp., produsen gas alam terbesar di AS, setelah hampir 16 tahun berkarier di Exxon. Jaye akan bekerja bersama Dan Turco, Wakil Presiden Eksekutif Expand untuk Pemasaran dan Komersial, yang lebih dahulu meninggalkan Exxon pada tahun lalu.
Selain Jon Jaye, Bloomberg juga melaporkan Jonathan Sadik, Kepala Perdagangan Keuangan Gas Alam Exxon, akan bergabung dengan Expand. Sementara itu, Chris Giddings dan Clay Patterson telah pindah ke ConocoPhillips, sedangkan Collin Link bergabung dengan Freepoint Commodities LLC.
Exxon Mobil tidak memberikan komentar terkait kepergian sejumlah karyawannya. Namun, perusahaan menyatakan bahwa tingkat pergantian karyawan masih sesuai dengan tren historis dan Exxon terus merekrut talenta baru untuk mendukung rencana ekspansi bisnis perdagangan energinya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Exxon memang terus memperkuat divisi perdagangan guna memaksimalkan keuntungan dari jaringan pipa, kilang, dan fasilitas petrokimia yang dimiliki. Perusahaan bahkan memperbarui kebijakan kompensasi sekitar dua tahun lalu dengan memberikan bonus tunai kepada sebagian trader selain insentif dalam bentuk saham.
Meski demikian, pendekatan perdagangan Exxon dinilai lebih konservatif dibandingkan sejumlah pesaingnya. Kondisi tersebut disebut menjadi tantangan dalam mempertahankan trader terbaik di industri yang dikenal memiliki budaya pengambilan risiko tinggi, bonus besar, dan tingkat perpindahan tenaga kerja yang cukup tinggi.
Di sisi lain, Expand Energy terus memperluas tim pemasarannya sejak terbentuk melalui penggabungan Chesapeake Energy Corp. dan Southwestern Energy Co. pada 2024. Dalam setahun terakhir, jumlah staf pemasaran perusahaan meningkat sekitar 50 persen menjadi sekitar 60 orang sebagai bagian dari strategi memperluas penjualan gas langsung kepada pengguna akhir.
Sementara itu, kinerja bisnis perdagangan energi global masih didukung oleh tingginya volatilitas pasar. Perusahaan perdagangan energi seperti Vitol Group, Trafigura Group, dan Gunvor Group dilaporkan membukukan keuntungan yang kuat pada tahun ini seiring terganggunya pasokan energi akibat konflik Amerika Serikat dan Iran. Adapun laba Exxon pada kuartal I 2026 sempat tertekan sekitar 3,7 miliar dolar AS akibat posisi derivatif yang berkaitan dengan pengiriman fisik kargo, meski perusahaan meyakini dampak tersebut hanya bersifat sementara.
Selain perubahan di jajaran trader, Presiden bisnis perdagangan Exxon, Tracey Gunnlaugsson, juga akan memasuki masa pensiun dan posisinya akan digantikan oleh Alex Volkov, yang sebelumnya memimpin integrasi Pioneer Natural Resources setelah diakuisisi Exxon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....