Produksi Emas MDKA Diproyeksi Naik Meski Tahun Lalu Rugi

  • 31 Mar 2026 10:43 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tetap menargetkan peningkatan produksi emas pada 2026 meskipun perusahaan mencatat kerugian sepanjang tahun 2025. Perusahaan menilai pengembangan sejumlah proyek strategis akan menjadi pendorong kinerja ke depan.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, MDKA sebelumnya mencatat kerugian sebesar US$62,06 juta atau sekitar Rp1,03 triliun pada 2025. Kerugian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$55,76 juta.

Meski demikian, perusahaan tetap optimistis terhadap prospek bisnis tambang emasnya, terutama melalui penguatan produksi dari beberapa proyek utama.

Salah satu sumber produksi berasal dari tambang emas Tujuh Bukit yang diproyeksikan menghasilkan sekitar 90.000 ounces emas pada tahun ini. Selain itu, proyek tambang emas Pani yang dikelola oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk juga ditargetkan menghasilkan sekitar 115.000 ounces.

Analis dari Stockbit Sekuritas menyebut penurunan volume penjualan emas dari proyek Tujuh Bukit pada tahun lalu menjadi salah satu faktor yang menekan kinerja MDKA. Volume penjualan tercatat turun sekitar 49 persen secara kuartalan menjadi sekitar 15.000 ounces.

Namun demikian, produksi emas dari proyek tersebut justru tercatat meningkat sekitar 7 persen secara kuartalan. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan penjualan kemungkinan disebabkan oleh faktor waktu pengiriman.

Presiden Direktur MDKA Albert Saputro menyatakan perseroan akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan skala operasi serta pengembangan berbagai proyek strategis yang sedang berjalan.

Menurutnya, kemajuan proyek-proyek tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan perusahaan pada periode mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....