Pelajar Paniai Jadikan Noken Simbol Persatuan Pancasila

  • 04 Okt 2026 16:16 WIB
  •  Nabire

RRI,CO.ID, Paniai - Nilai kebangsaan dan budaya lokal menjadi pesan utama yang disampaikan para pelajar SMA Negeri 1 Paniai Timur dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026. Melalui kegiatan Lomba Pidato Hari Kesaktian Pancasila antar kelas, para siswa mengangkat tema “Noken dan Pancasila: Merajut Persatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika” sebagai bentuk refleksi tentang pentingnya menjaga keberagaman serta memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Paniai Timur tersebut diikuti oleh perwakilan siswa dari berbagai tingkat kelas. Para peserta menyampaikan pidato yang mengangkat hubungan antara nilai budaya Papua dengan semangat kebangsaan Indonesia.

Dalam penyampaian para peserta, noken tidak hanya dilihat sebagai warisan budaya Papua, tetapi juga menjadi simbol kehidupan bersama. Nilai kebersamaan, saling membantu, dan hubungan kekeluargaan yang terkandung dalam budaya noken dianggap sejalan dengan semangat persatuan yang terdapat dalam Pancasila.

Di hadapan dewan juri, guru, dan rekan-rekan siswa, para peserta menunjukkan kemampuan berbicara sekaligus menyampaikan pandangan mereka mengenai peran generasi muda dalam menjaga budaya dan memperkuat persatuan bangsa.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian dalam menyampaikan gagasan secara terbuka.

Kepala SMA Negeri 1 Paniai Timur, Marcelina Mote, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun karakter peserta didik.

Menurutnya, sekolah tidak hanya bertugas memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap budaya, lingkungan sosial, serta nilai-nilai kebangsaan.

“Melalui kegiatan seperti ini, siswa dapat belajar bahwa budaya daerah dan nilai Pancasila dapat berjalan bersama. Identitas budaya tetap dijaga, sementara semangat persatuan terus diperkuat,” ujar Marcelina.

Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila, lomba pidato tersebut juga menjadi rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun SMA Negeri 1 Paniai ke-32.

Dari hasil penilaian dewan juri, Ria Korina Nawipa dari Kelas X 7 berhasil meraih juara pertama. Juara kedua diraih Kesia Kayame dari Kelas XII A1, sedangkan posisi ketiga ditempati Westing Bunai dari Kelas XI A4.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar SMA Negeri 1 Paniai Timur menunjukkan bahwa generasi muda Papua memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat nilai persatuan Indonesia.

Pesan yang lahir dari kegiatan itu sederhana namun bermakna: budaya menjadi identitas, sementara Pancasila menjadi pengikat seluruh keberagaman.

Dari Paniai, suara generasi muda kembali mengingatkan bahwa persatuan dapat tumbuh dari budaya dan nilai yang diwariskan oleh masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....