Piter Hubi Terima Indukan Babi, Majukan Ekonomi Adat Nabire

  • 16 Sep 2026 21:11 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat adat terus dikembangkan melalui sektor peternakan. Kepala Suku Nayak/Jayawijaya Kabupaten Nabire, Piter Hubi, menerima bantuan pengembangan peternakan berupa perluasan kandang dan dua ekor indukan babi di Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026).

Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Melalui pengelolaan peternakan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi Piter Hubi sebagai tokoh adat sekaligus masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya di Kabupaten Nabire.

Piter Hubi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah melalui bantuan pengembangan kandang serta dua ekor indukan babi yang diterimanya.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bapak Presiden Prabowo, atas perhatian yang diberikan melalui bantuan perluasan kandang dan dua ekor indukan babi. Bantuan ini akan saya pelihara dan kembangkan dengan baik hingga berkembang biak,” ujar Piter Hubi.

Menurut Piter Hubi, pengembangan ternak tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat. Apabila ternak berkembang, sebagian hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya untuk dikembangkan secara mandiri.

“Harapannya bantuan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan begitu, masyarakat juga dapat memiliki usaha peternakan secara mandiri,” katanya.

Piter Hubi menjelaskan, ternak babi memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat Papua, baik dari sisi ekonomi maupun sosial budaya. Babi menjadi bagian dari berbagai kegiatan adat dan sosial, seperti tradisi bakar batu, kegiatan keagamaan, peresmian gereja, hingga acara kedukaan.

Karena itu, pengembangan peternakan babi dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan sosial budaya masyarakat adat Papua.

Bantuan tersebut juga menjadi kelanjutan dari pengembangan ternak sebelumnya. Ternak yang telah diberikan sebelumnya dilaporkan telah berkembang dan sebagian telah dibagikan kepada masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya untuk dibudidayakan secara mandiri.

Piter Hubi mengajak masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya untuk terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan Koperasi Desa dan Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat pembangunan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan di Papua Tengah.

Pengembangan peternakan tersebut menunjukkan peran penting tokoh adat dalam mendukung program pembangunan berbasis masyarakat. Melalui pengelolaan bantuan secara berkelanjutan, diharapkan manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya.

Selain mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, keterlibatan tokoh adat juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi sosial serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi pembangunan Kabupaten Nabire dan Papua Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....