Jebol Adminduk, Ditutup Pemkab Nabire Komitmen Lakukan Pelayanan Adminduk
- 26 Jul 2026 23:37 WIB
- Nabire
Nabire – Pemerintah Kabupaten Nabire resmi menutup Program Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jebol Adminduk) setelah sukses dilaksanakan selama tiga hari di tiga distrik, yakni Distrik Wanggar, Distrik Makimi, dan Distrik Yaur. Penutupan program berlangsung di Pantai Iruwi, Kampung Akudiomi, Distrik Yaur, Jumat, 24 Juli 2026.
Kegiatan penutupan dipimpin langsung oleh Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Bupati H. Burhanuddin Pawennari. Turut hadir perwakilan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nabire, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Nabire.

Bupati Nabire, Mesak Magai pada kesempatan itu mengatakan, program Jebol Adminduk merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang menghadirkan layanan secara langsung kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan. Melalui program ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil.
"Selama pelaksanaan, pelayanan dipusatkan di tiga lokasi strategis. Hari pertama berlangsung di Distrik Wanggar dengan cakupan pelayanan bagi masyarakat Distrik Yaro, Wanggar, Nabire Barat, dan Nabire. Hari kedua dilaksanakan di Distrik Makimi untuk melayani warga Distrik Makimi, Moora, Napan, Kepulauan Moora, Teluk Kimi, dan Wapoga. Sementara hari ketiga digelar di Distrik Yaur, tepatnya di Pantai Iruwi, Kampung Akudiomi, untuk melayani masyarakat Distrik Yaur dan Teluk Uma," katanya..
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mesak Magai juga menegaskan bahwa pelayanan jemput bola merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan merata kepada seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil.
"Dokumen administrasi kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara yang menjadi syarat penting dalam memperoleh berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pelayanan pemerintahan lainnya," jelasnya.

Dengan berakhirnya Program Jebol Adminduk, Pemerintah Kabupaten Nabire berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid.
Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan tata kelola administrasi kependudukan yang tertib, akurat dan inklusif di seluruh wilayah Kabupaten Nabire.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....