Masyarakat Pigapu Puas Dengan Hasil TMMD ke-124
- 04 Jun 2025 17:36 WIB
- Nabire
KBRN, Mimika: Masyarakat Kampung Pigapu Distrik Iwaka sebagai penerima manfaat merasa puas dengan hasil TNI AD Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Kodim 1710/Mimika.
Kampung Pigapu menjadi sasaran TMMD ke-124 tahun 2025, dimana sebanyak 5 unit rumah layak huni dengan tipe 36 berhasil dibangun sekaligus instalasi listrik.
Selain 5 unit rumah layak huni, TNI juga membangun dua titik sumur bor di Kampung Pigapu yang diperuntukkan bagi masyarakat disana.
Hasil TMMD ke-124 tahun 2025 juga ditinjau secara langsung Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito.
"Kami berterimakasih kepada pihak TNI yang telah menjadikan kampung Pigapu sebagai sasaran TMMD tahun ini. Hasil TMMD kali ini saya sebagai perwakilan masyarakat sangat merasa puas karena hadirnya TMMD telah menjawab kerinduan kami untuk mendapatkan air bersih dan membangun rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Kepala Kampung Pigapu, Sebastian Mapareyau saat ditemui di sela- sela penutupan TMMD ke-124 di Kampung Pigapu, Rabu (4/6/2025).
Menurut Sebastian rumah yang dibangun prajurit TNI sangatlah bagus dimana struktur bangunan terbuat dari kayu besi yang dikenal sangat kokoh dan tahan lama.
Tambah Sebastian, prajurit tidak hanya menjawab kebutuhan rumah layaknya huni tetapi membantu menerangi masyarakat.
"Tidak sebatas membangun rumah, mereka (Prajurit) juga membangun jembatan yang menghubungkan jalan raya ke rumah warga. Ini sangat luar biasa dan kami berharap TMMD terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapat manfaat langsung dari program kolaborasi ini," ujar Sebastian.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga menilai apa yang dihasilkan TMMD ke-124 kali ini sangatlah baik dan masyarakat merasa puas.
"Saya tanya ke masyarakat dan dari masyarakat mereka puas dengan apa yang di bangun oleh TNI," kata Wakil Bupati Mimika yang hadir dalam penutupan TMMD ke-124 di Kampung Pigapu.
Kata Wabup, masalah rumah layak huni, air bersih, sanitasi, stunting dan gizi buruk dan masalah sosial lainnya masih menjadi PR besar bagi Pemerintah Kabupaten Mimika.
"Pemerintah menilai program kolaborasi seperti ini perlu ditingkatkan. TMMD adalah bukti nyata bahwa dengan kolaborasi kita bisa menjawab satu demi satu persoalan yang ada di tengah- tengah masyarakat dan kita berharap program ini dapat berkesinambungan dan pemerintah menyambut baik kolaborasi ini," kata Wabup.
Untuk menjawab itu semua, Pemerintah tidak serta merta membangun diwaktu yang bersamaan, pastinya harus bertahap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....