Warga Pigapu Keluhkan Sulitnya Dapat Transportasi Umum
- 26 Mei 2025 11:05 WIB
- Nabire
KBRN, Mimika: Warga Kampung Pigapu, Distrik Iwaka keluhkan sulitnya dapat transportasi umum yang melayani disana.
Truk tangki air dan truk kontainer menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menumpang ketika bepergian.
"Dulunya ada transportasi umum (bus) yang melayani masyarakat disini, tapi sekarang sudah tidak ada lagi," kata Veronika Neakoau salah satu warga Kampung Pigapu.
Veronika mengungkapkan dirinya yang kehidupannya bergantung pada jualan hasil laut dan hasil kebun di pasar terkadang harus menelan rasa pahit karena hasil laut dan kebun yang didapat tidak terjual akibat tidak ada transportasi umum yang melayani disana.
"Ke pasar kami hanya bergantung pada truk kontainer dan truk tangki air yang lewat sehingga kami bisa menumpang, itupun kalau ada yang beri tumpangan, jika tidak maka harus pasrah dengan keadaan," ungkap Veronika.
Tidak sampai disitu, masyarakat yang menjual hasil laut dan kebun di pasar, juga harus berada di kota lebih dari dari dua hari untuk menghabiskan hasil jualannya.
"Kami harus menginap di keluarga yang ada di kota, apalagi hasil jualan belum laku. Mau pulang pergi kami terkendala transportasi sehingga lebih baik tinggal dulu di keluarga sampai hasil jualan terjual habis," ujarnya.
Hal senadah juga disampaikan Elisabeth Kaukayah. Kata Elis kesulitan itu tidak hanya dirasakan oleh orang tua tetapi juga dirasakan para pelajar tingkat SMP dan SMA yang jaraknya jauh dari kampung.
"Selama ini truk tangki air dan truk kontainer yang menjadi pilihan masyarakat disini," kata Elisabeth.
Dia berharap Pemerintah Kabupaten Mimika dapat memberikan perhatian kepada masyarakat kampung Pigapu sehingga masyarakat disana juga yang merasakan pelayanan yang sama seperti masyarakat yang ada di kota.
"Tolong pemerintah juga perhatikan kami. Kami disini mayoritas masyarakat merupakan orang asli Kamoro dan seharusnya pemerintah memberikan perhatian juga kepada kami," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....