Warga Kampung Akudiomi Antusias Dengan Kunker Kapolres Nabire

  • 27 Feb 2025 03:34 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Kampung Akudiomi, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mendapat kunjungan istimewa dari Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, pada Selasa (25/2/2025). Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat setempat serta menyerap berbagai aspirasi mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Samuel lebih banyak mendengarkan berbagai masukan dan saran dari warga terkait kinerja Polsek Yaur. Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di wilayah terpencil seperti Kampung Akudiomi sangat penting guna menjaga stabilitas keamanan.

Martinus Hamberi, warga setempat, menyambut baik kedatangan Kapolres Nabire beserta rombongan. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan aparat kepolisian di kampungnya memberikan rasa aman serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan dengan cepat.

“Kami sangat merindukan kehadiran polisi di sini. Jika ada masalah, kami lebih mudah mendapatkan solusi. Semoga jumlah personel bertambah,” ujar Martinus dalam pertemuan tersebut, yang dihadiri tokoh masyarakat serta jajaran kepolisian setempat.

Senada dengan Martinus Hamberi, Pendeta Betsy Tumamba juga mengapresiasi kinerja Polsek Yaur dalam menjaga keamanan Kampung Akudiomi. Namun, ia berharap ada tambahan personel agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.

“Pelayanan kepolisian selama ini sudah sangat baik. Tetapi dengan jumlah personel yang terbatas, sebaiknya ada penambahan untuk memperkuat pengamanan,” harap Betsy kepada Kapolres Nabire.

Menanggapi aspirasi warga, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu berjanji akan berupaya menambah personel Polri di Polsek Yaur. Ia menyadari bahwa kebutuhan tenaga kepolisian di daerah terpencil cukup mendesak demi memberikan perlindungan maksimal.

“Kami datang untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Salah satu poin penting adalah penambahan personel di Polsek Yaur,” ucap Samuel kepada wartawan seusai pertemuan tersebut.

Samuel menegaskan bahwa kekurangan jumlah personel memang menjadi perhatian utama. Dengan hanya delapan anggota, Polsek Yaur dinilai belum cukup untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat setempat.

“Warga berharap ada tambahan personel agar pelayanan bisa lebih cepat. Saya akan berusaha menambah tujuh hingga delapan personel baru,” tuturnya, memastikan bahwa hal ini akan segera ditindaklanjuti.

Selain bertemu warga, Kapolres Nabire juga menggelar pertemuan internal dengan jajaran Polsek Yaur. Ia mengakui bahwa Polsek-Polsek di daerah terpencil sering mengalami berbagai kendala, termasuk keterbatasan listrik dan sarana pendukung lainnya.

“Di Kampung Akudiomi, listrik mulai menyala dari pukul 18.00 WIT. Kondisi ini cukup mempengaruhi pelayanan administrasi kepolisian,” jelasnya, sembari meminta masyarakat memahami keterbatasan yang ada.

Meskipun demikian, Samuel memastikan bahwa keterbatasan ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepolisian. Ia juga mengapresiasi penyelesaian berbagai permasalahan di Kampung Akudiomi yang sering dilakukan secara kekeluargaan.

“Saya bangga melihat masyarakat bisa menyelesaikan masalah tanpa harus berujung ke proses hukum. Ini bukti kebersamaan yang kuat,” ujarnya dengan penuh apresiasi.

Di akhir kunjungan, Samuel mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah berkontribusi dalam renovasi Polsek Yaur. Ia terharu melihat kepedulian masyarakat dalam mendukung keberadaan kepolisian di kampung tersebut.

“Masyarakat Kampung Akudiomi sangat peduli dengan kepolisian. Saya terharu atas bantuan mereka dalam renovasi Polsek Yaur,” pungkasnya dengan penuh rasa syukur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....