Apakah Ketindihan Itu Fenomena Ghaib ?
- 08 Mar 2024 08:29 WIB
- Nabire
KBRN Nabire: Anda pernah merasa seperti tertindih sesuatu saat sedang tidur ? Saat anda tidak bisa menggerakan tubuh anda bahkan untuk bicara pun susah ? itu adalah gejala dari sleep paralysis dan berikut ini adalah pengertian, gejala, penyebab, diagnosa dan cara mengatasinya.
Sleep paralysis adalah salah satu gangguan tidur yang menyebabkan seseorang kesulitan menggerakkan tubuhnya sekalipun dalam keadaan sadar. Hal ini umumnya terjadi ketika seseorang berada di masa transisi antara tertidur dan terbangun.
Tidak jarang fenomena sleep paralysis dikaitkan dengan hal mistis. Padahal, ada alasan medis mengapa hal ini bisa terjadi.
seseorang yang terkena sleep paralyzes memiliki ketidakmampuan temporer untuk bergerak atau berbicara saat tertidur atau setelah bangun.
Kelumpuhan tidur paling sering terjadi pada orang yang menderita narkolepsi atau gangguan tidur, namun kondisi ini dapat menyerang siapa saja.
Ketika serangan terjadi, penderita tidak mampu berbicara atau bergerak saat tidur atau setelah bangun. Ini biasanya berlangsung satu atau dua menit, dan sering menakutkan.
Kondisi ini jarang mengakibatkan masalah serius. Namun, sleep paralysis terkadang menjadi salah satu gejala narkolepsi, yaitu gangguan tidur yang mengakibatkan penderitanya tidak mampu mengontrol rasa kantuk.
/er5581x6tsh10k3.jpeg)
Jenis Sleep Paralysis
Berdasarkan waktu terjadinya, sleep paralysis dibedakan menjadi dua jenis yaitu hypnopompic sleep paralysis dan hypnagogic sleep paralysis. Berikut penjelasannya.
1. Hypnopompic Sleep Paralysis
Hypnopompic sleep paralysis terjadi ketika seseorang terbangun secara tiba-tiba saat otak belum siap mengirimkan sinyal bangun pada otot. Akibatnya, tubuh tidak dapat digerakkan sekalipun sudah dalam keadaan sadar.
2. Hypnagogic Sleep Paralysis
Hypnagogic sleep paralysis terjadi ketika seseorang baru saja tertidur. Pada waktu ini, tubuh akan memasuki fase NREM (non-rapid eye movement) dan mengalami relaksasi otot. Jika pada fase ini seseorang tiba-tiba tersadar, akibatnya akan timbul sensasi seakan tidak dapat bergerak.
Sensasi atau halusinasi
Intruder Hallucination: Halusinasi adanya penyusup, seperti ada sesuatu yang masuk ke dalam kamar.
Incubus hallucination: Halusinasi adanya penindih atau pencekik, seperti ada seseorang yang mencekik tubuh.
Halusinasi vestibular motorik: Merasa tubuh seakan melayang.
Penyebab Sleep Paralysis
Banyak yang beranggapan bahwa sleep paralysis artinya seseorang sedang mengalami paranormal experience. Faktanya, sleep paralysis adalah kondisi yang terjadi karena mekanisme otak dan tubuh yang tidak berjalan selaras.
Terdapat dua fase yang terjadi ketika seseorang sedang tertidur, yaitu rapid eye movement (REM) dan non-rapid eye movement (NREM). REM adalah fase di mana seseorang bersiap untuk tidur. Pada fase ini, tubuh menjadi lebih rileks dan detak jantung serta napas melambat.
Selanjutnya adalah tahap NREM, yaitu fase tidur paling dalam di mana seseorang mulai bermimpi. Ketika sedang bermimpi, saraf parasimpatis akan memerintahkan otot berhenti berkontraksi. Inilah yang membuat tubuh tidak dapat bergerak saat tiba-tiba terbangun.
Cara Mengatasi Sleep Paralysis
1. Tidur Cukup
2. Terbiasa Tidur dan Bangun di Jam yang Sama
3. Melakukan Perawatan Lanjutan
Sleep paralysis adalah kondisi yang membuat seseorang seakan-akan mengalami kelumpuhan saat tidur atau bangun tidur.
Kondisi yang juga dikenal dengan istilah “ketindihan” ini sebenarnya cukup umum terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....