Bulog Nabire Imbau Warga Antisipasi Penipuan Penawaran Komoditi Pangan

  • 30 Apr 2025 21:32 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Masyarakat di wilayah Nabire, Papua Tengah, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penawaran komoditi pangan yang mengatasnamakan Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nabire.

Penawaran tersebut diduga kuat merupakan modus penipuan dengan menggunakan rekening palsu untuk menarik pembayaran dari korban.

Kepala Perum Bulog KCP Nabire, Dedi Rachman, kepada RRI, Rabu,(30/4/2025) menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah menawarkan penjualan bahan pangan secara langsung melalui pihak-pihak yang tidak resmi atau menggunakan rekening.

“Kami menerima laporan dari masyarakat tentang adanya oknum yang menawarkan beras dan komoditi pangan lainnya, seolah-olah berasal dari Bulog Nabire. Mereka menggunakan rekening yang bukan milik Bulog untuk meminta pembayaran. Ini jelas penipuan,” tegas Dedi Rachman.

Dirinya pun mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar terhindar dari aksi penipuan yang mengatasnamakan Bulog Nabire.

1. Jangan mudah percaya kepada siapapun yang menawarkan komoditi pangan dengan mengatasnamakan pimpinan maupun karyawan Bulog KC Nabire, apalagi sampai mentransfer sejumlah uang ke rekening dengan nama apapun yang terlihat meyakinkan seolah olah itu adalah pihak Bulog dengan iming-iming barang akan di antarkan setelah di lakukan pembayaran.

2. Apabila menemui hal spt diatas, sebaiknya tidak diteruskan dan bila memerlukan penjelasan dapat terlebih dahulu ke kantor Bulog KC Nabire atau dapat bertanya melalui WA 081240345426.

3. Pihak Bulog hanya melayani pertanyaan dan komunikasi media sosial melalui WA call center nomor 081240345426, dan informasi mengenai produk komoditi pangan disampaikan melalui akun facebook "perum bulog Kancab Nabire" dan IG "bulog.nabire"

4. Agar masyarakat tidak merespon komunikasi maupun penawaran komoditi pangan melalui WA dan media sosial apapun yang mengatasnamakan pihak Bulog KC Nabire selain nomor WA, akun facebook dan akun IG diatas.

“Kami harap masyarakat segera melapor ke Bulog atau aparat keamanan jika menemukan hal mencurigakan. Jangan sampai ada yang menjadi korban,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....