Rayakan International Jazz Day, Musik yang Menyatukan Dunia

  • 28 Apr 2026 13:16 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - International Jazz Day atau Hari Jazz Internasional diperingati setiap tanggal 30 April menjadi salah satu agenda budaya internasional yang diinisiasi oleh organisasi dunia untuk mengapresiasi musik jazz sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan.

Peringatan ini ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2011 atas inisiatif musisi jazz dunia, Herbie Hancock yang saat itu menjabat sebagai UNESCO Goodwill Ambassador for Intercultural Dialogue.. Gagasan tersebut muncul sebagai upaya untuk menegaskan peran musik jazz dalam mendorong dialog antarbudaya, kebebasan berekspresi, dan perdamaian dunia.

Sejak pertama kali diperingati pada tahun 2012, Hari Jazz Internasional berkembang menjadi perayaan global yang melibatkan berbagai negara. Beragam kegiatan seperti konser, festival musik, dan edukasi seni digelar untuk memperkenalkan jazz kepada masyarakat luas serta mengapresiasi kontribusinya dalam dunia musik.

Pada Konser Global All-Star 2025 di Abu Dhabi, para pejabat UNESCO mengumumkan bahwa kota kelahiran Herbie Hancock, Chicago, AS, akan menjadi tuan rumah perayaan Hari Jazz Internasional ke-15 pada tahun 2026.

Selama lebih dari seabad, Chicago telah menjadi kiblat jazz. Sejak awal tahun 1920-an, musisi jazz berlayar menyusuri Sungai Mississippi dari New Orleans dan menemukan kota ini sebagai pusat kreativitas. Legenda jazz seperti Louis Armstrong, King Oliver, dan Jelly Roll Morton mengukir nama mereka di kota ini, mengembangkan "gaya Chicago" dalam jazz. Gaya ini menghargai solo, improvisasi, aransemen big band, dan suara yang lebih cepat dan berirama, menempatkan instrumen seperti saksofon di garis depan. Saat ini, Chicago terus merayakan warisannya melalui Festival Jazz Chicago dan tempat-tempat ikonik seperti Green Mill dan Jazz Showcase, yang didirikan 75 tahun yang lalu.

Untuk Hari Jazz Internasional 2026, Chicago juga akan menyelenggarakan serangkaian konser jazz lainnya, inisiatif pendidikan, diskusi, dan acara untuk penonton dari segala usia, bekerja sama dengan Chicago Jazz Alliance, Ravinia Festival, Kota Chicago, Dewan Kesenian Illinois, Negara Bagian Illinois, dan lainnya.

Makna dari peringatan ini tidak hanya terbatas pada seni musik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai persatuan dan keberagaman. Jazz yang lahir dari perpaduan berbagai budaya dianggap sebagai simbol kebebasan, kreativitas, dan toleransi antarbangsa.

Inti dari Hari Jazz Internasional adalah mengajak masyarakat dunia untuk terus menghargai seni musik sebagai sarana pemersatu. Melalui alunan jazz, pesan perdamaian dan persaudaraan dapat disampaikan tanpa batas bahasa maupun negara, menjadikan musik sebagai jembatan kemanusiaan yang universal. (Falen Nelwan)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....