Bagaimana Fungsi Dioda Bridge dan Penggunaannya
- 31 Agt 2024 21:26 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire; Dioda bridge adalah nama sebuah komponen yang erat kaitannya dengan bidang kelistrikan. Fungsi dioda bridge adalah mengubah arus input AC, yaitu Alternating Current (arus bolak balik) agar menjadi output DC, yaitu Direct Current (arus searah). Tidak berbeda jauh dengan komponen-komponen elektronik lainnya, dioda bridge juga memiliki batasan-batasan dalam penggunaan baik itu tegangan ataupun arusnya.Saat ini dioda bridge banyak digunakan pada perangkat elektronik modern karena dinilai memiliki kinerja yang baik. Dalam ilmu fisika, komponen ini juga dipelajari karena berkaitan dengan kelistrikan. Karena memiliki fungsi mengubah arus listrik, maka dari itu fungsi dioda bridge sangat penting. Hal ini karena dapat mencegah terjadinya pembalikan fase saat sumber arus listrik AC dibalik atau ditukar. Dua kaki terminal digunakan sebagai Input untuk tegangan atau arus listrik AC. Sedangkan dua kaki terminal lainnya adalah terminal output, yaitu terminal output positif (+) dan terminal output negatif (-).
Setiap jenis dioda bridge memiliki batas tegangan berbeda. Dioda yang terbuat dari silikon, tegangan ambangnya sekitar 0,7 volt. Sedangkan dioda yang terbuat dari germanium memiliki tegangan ambang 0,3 volt. Prinsip kerja dioda bridge pada dasarnya sama dengan 4 buah dioda penyearah biasa yang disusun dalam rangkaian jembatan. Cara kerjanya pun sama dengan cara kerja penyearah gelombang penuh (Full Wave Rectifier). Pada komponen listrik, dioda bridge dikenal juga sebagai penyearah. Kelebihannya adalah lebih mudah dalam pemasangan, dan harganya lebih murah dari pada dioda stud yang besar. Perlu diketahui, jika menggunakan dioda bridge sebaiknya harus memperhatikan besar amper yang tersedia.
Jadi, menyearahkan arus pada perangkat elektronik merupakan fungsi dioda bridge yang penting. Memahaminya akan membantu dalam penggunaan komponen kelistrikan tersebut agar tidak terjadi kerusakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....