Perbedaan Monkeypox (Mpox) Dengan Penyakit Cacar Biasa

  • 31 Agt 2024 16:57 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Penyakit Monekypox (Mpox) lebih dikenal sebagai cacar monyet.

Awal gejala dari penyakit Monkeypox (Mpox) mirip dengan cacar pada umumnya, yaitu demam, sakit kepala, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening.


Penyakit kulit ini akan berkembang ketika ruam muncul yang kemudian menjadi lesi sampai akhirnya mengelupas.

Walau terkesan sama, namun nyatanya Mpox punya perbedaan dengan cacar biasa.

Hal ini diungkapkan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Penyakit Tropik Infeksi dr. Hadianti Adlani, Sp. P.D, Subsp. P.T.I. (K).


"Salah satu ciri paling khas dari Mpox adalah adanya limfadenopati atau pembesaran kelenjar getah bening," ungkap dr Hadianti pada keterangannya, Jumat (30/8/2024).

Kemungkinan kematian dari penyakit Mpox berkisar antara 3-6 persen.

Sementara pada penderita caca air, demam dialami hingga 39 derajat Celcius dengan ruam yang muncul di hari pertama hingga kedua infeksi.

Ruam yang muncul diawali dengan makula, papula, vesikel-pustul, hingga diakhiri dengan pustul dan krusta.

Ciri khas dari cacar air adalah ruam gatal, Cacar air sangat jarang menyebabkan kematian.


Demam dan ruam juga dialami oleh penderita campak.

Umumnya penderita campak mengalami demam tinggi hingga 40,5 derajat Celcius dengan ruam yang muncul setelah hari kedua hingga keempat.

Ruam dapat muncul mulai dari kepala dan menyebar hingga ke tangan dan kaki.

Oleh karena itu jika mengalami demam dan melihat adanya ruam yang muncul, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam subspesialis penyakit tropik infeksi.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....