Bulu Babi, Makanan Laut, Enak Tinggi Protein

  • 30 Mei 2024 18:13 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Siapa yang sudah pernah mengkonsumsi hewan laut berduri? Yups, Bulu Babi. Ada sekitar 950 spesies bulu babi yang ada di lautan, namun hanya sekitar 18 spesies yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Bagian tubuh yang bisa dimakan adalah kelenjar reproduksi memiliki warna kuning cerah, dengan rasa gurih bertekstur lembut. Bulu Babi ini dinyatakan Halal, karena merupakan golongan hewan laut.

Riset yang dipublikasikan oleh Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP] berjudul "Kandungan Gizi Gonad dan Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Cangkang Bulu Babi (Dieadema Setosum)" menyebutkan bahwa, organisme ini menjadi sumber pangan yang mengandung asam amino, Vitamin B kompleks, Vitamin A, mineral, asam lemak omega-3, serta omega-6, dan juga cangkangnya memiliki potensi sebagai antibakteri.

Bulu babi dengan nama ilmiah Echinodermata adalah hewan penghuni lautan yang hidup di laut dalam dan pinggir pantai diantara karang. Hewan ini banyak ditemukan di pesisir Indonesia, dari Sumatera hingga Papua. Khususnya di wilayah timur Indonesia, bulu babi banyak ditemukan, khususnya di daerah pesisir. Secara umum hewan ini berbentuk hampir bulat, memiliki cangkang, dan berduri yang berfungsi sebagai pelindung.

Bagi masyarakat, bulu babi ini dianggap sebagai hewan laut yang cukup berbahaya. Karena memiliki duri, yang jika terkena tubuh manusia, maka akan memberi reaksi sakit dan bengkak. Selain itu penyembuhannya bisa berlangsung selama tiga hari.

Bagian yang bisa dikonsumsi dari Bulu Babi adalah, kelenjar Reproduksi Bulu Babi yang berwarna kuning cerah, mirip seperti telur ikan. (Foto: Istimewa)

Di Jepang dan Cina bulu babi sering dikonsumsi oleh masyarakat pesisir, dan di jual. Namun seiring berjalannya waktu poulasi bulu babi semakin berkurang, diakibatkan penangkapan berlebihan.

Nah, untuk anda yang ingin mengkonsumsi bulu babi, dapat mengolahnya dengan cara:

1 Rendam terlebih dahulu dengan air garam

2 Cuci hingga bersih

3 Gunakan sarung tangan agar durinya tidak menurusk jari

4 Setelah itu dibelah

5 Kemudian ambil kelenjar reproduksi bulu babi yang berwarna kuning

6 Dapat langsung dimakan, atau dicampurkan sebagai isian roti, dan lain-lain

7 Jika sudah dibelah, tapi belum dikonsumsi, sebaiknya simpan di freezer

Di Indonesia harga bulu babi terbilang murah, bisa mencapai Rp 10.000,- per kilo gramnya. Apalagi jika terdapat banyak bulu babi di lautan. Namun di Jepang, China, dan beberapa negara lainnya, bulu babi dihargai sangat mahal, apalagi jika sudah diolah di restoran mewah. Bisa mencapai ratusan ribu, hingga jutaan rupiah.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....