Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Anak

  • 31 Agt 2026 19:21 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID-Nabire, Imunisasi dasar lengkap sangat penting bagi anak-anak. Menurut Hendrik L. Blumoo dalam teori Blum, bahwa derajat kesehatan masyarkat dipegaruhi empat faktor, yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan.

Salah satu upaya pencegahan agar kekebalan tubuh tetap terjaga dan terhindar dari suatu penyakit adalah dengan imunisasi. Imunisasi dapat dilakukan memlalui pemberian vaksin, berupa suntikan ataupun minum. Dan imunisasi dasar lengkap sejak bayi baru lahir atau 0 bulan hingga 18 tahun, wajib dilakukan.

Tujuannya adalah mencegah penyakit, kecacatan, bahkan kematian. Jika hal ini dilakukan, anak tidak rentan terkena penyakit dalam proses pertumbuhannya dan terlindung dari berbagi penyakit yang membahayakan.

Orang tua diharapkan membawa anak ke posyandu, untuk memenuhi semua imunisasi sesuai usia anak. Beberapa jenis imunisasi dasar lengkap yang bersifat wajib untuk diberikan kepada anak, yaitu:

1. Vaksin Polio, untuk mencegah penularan penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

2. Vaksin Hepatitis B, untuk mencegah penyakit hepatitis B.

3. Vaksin BCG, bertujuan mencegah penyakit TB (tuberkulosis) yang dapat berujung menjadi meningitis.

4. Vaksin HiB, untuk mencegah pneumonia dan meningitis.

5. Vaksin DPT, untuk mencegah risiko penyakit difteri, pertussis, dan tetanus.

6. Vaksin MMR, bertujuan mencegah penularan penyakit gondok, campak, dan rubella.

7. Vaksin Rotavirus, untuk menghindari penyakit yang berhubungan dengan gangguan pencernaan.

8. Vaksin PCV, untuk mencegah infeksi bakteri penyebab pneumonia.

Setalah imuniasi, biasanya timbul gejala nyeri di tempat suntikan, ruam, dan demam pada anak, sebagai efek samping dari imunisasi.

Walapun demikian, reaksi ini akan hilang dengan sendirinya, dua hingga tiga hari kemudian. Hal ini menunjukan bahwa vaksin memberikan stimulasi pada sistem kekebalan tubuh.

Namun, orang tua harus memberi perhatian ekstra pada anak yang baru mendapatkan imunisasi selama beberapa hari. Jika melihat ada gejala yang mengkhawatirkan dan berlebihan, segera hubungi dokter, dan mendapatkan penanganan serius.

Jangan lupa untuk membawa anak-anak usia 0 – 18 tahun ke posyandu untuk mendapatkan imunisasi dasar lengkap anak, sesuai jadwal yang telah ditentukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....