Generasi Sekarang dan Kebiasaan “Multitasking”
- 31 Agt 2026 17:43 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik, membalas pesan ketika sedang bekerja, atau menonton video sambil makan. Kebiasaan melakukan beberapa aktivitas sekaligus sudah menjadi hal yang cukup umum dalam kehidupan sehari-hari.
Istilah yang sering digunakan untuk kebiasaan tersebut adalah multitasking. Banyak orang menganggap multitasking sebagai kemampuan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dalam waktu bersamaan. Namun, apakah benar otak kita bisa fokus pada banyak hal sekaligus?
Sebenarnya, otak manusia tidak benar-benar melakukan banyak pekerjaan yang membutuhkan perhatian secara bersamaan. Dalam banyak situasi, otak justru berpindah fokus dengan cepat dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
Misalnya, ketika sedang mengerjakan pekerjaan lalu tiba-tiba memeriksa pesan di ponsel, perhatian kita berpindah dari pekerjaan ke pesan tersebut. Setelah selesai membaca pesan, kita membutuhkan waktu untuk kembali berkonsentrasi pada pekerjaan sebelumnya.
Kebiasaan berpindah perhatian seperti ini bisa membuat pekerjaan terasa lebih lama dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan. Apalagi jika aktivitas yang dilakukan sama-sama membutuhkan konsentrasi.
Meski begitu, tidak semua aktivitas yang dilakukan bersamaan merupakan masalah. Mendengarkan musik sambil melakukan pekerjaan ringan, misalnya, mungkin tidak terlalu mengganggu bagi sebagian orang. Yang menjadi tantangan adalah ketika kita menggabungkan beberapa pekerjaan yang sama-sama membutuhkan fokus.
Generasi sekarang memang tumbuh bersama teknologi yang memungkinkan berbagai aktivitas dilakukan dengan cepat. Pesan dapat masuk kapan saja, informasi tersedia dalam hitungan detik, dan berbagai aplikasi terus menawarkan hal baru.
Karena itu, kemampuan untuk mengatur fokus menjadi semakin penting. Tidak semua notifikasi harus langsung dibuka dan tidak semua pesan harus segera dibalas ketika kita sedang menyelesaikan pekerjaan.
Salah satu cara sederhana adalah menentukan waktu khusus untuk memeriksa pesan dan media sosial. Saat mengerjakan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi, ponsel juga bisa diletakkan lebih jauh atau notifikasi yang tidak penting dimatikan.
Menjadi produktif bukan berarti harus melakukan sebanyak mungkin hal dalam waktu yang sama. Terkadang, menyelesaikan satu pekerjaan dengan penuh perhatian justru lebih efektif daripada mencoba mengerjakan semuanya sekaligus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....