Sekda Nabire Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan, Sehingga tidak Timbul Korban
- 30 Agt 2026 09:34 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., mengimbau seluruh masyarakat untuk menghentikan aktivitas pembakaran lahan di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.
Yulianus meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran, baik di kebun, pinggir jalan, kawasan hutan maupun di dalam wilayah perkotaan.
“Saya ingin juga kepada seluruh masyarakat, termasuk saya, agar betul-betul jangan kita melaksanakan kebakaran, baik itu di dalam lahan kebun, di pinggir jalan, di hutan atau di dalam kota,” ujar Yulianus.
Menurutnya, kondisi saat ini membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama. Ia mengajak masyarakat mengutamakan keselamatan serta menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang kepada sesama, terutama terhadap anak-anak yang masih bersekolah.
“Mohon agar hati nurani kita ini betul-betul bisa memperhatikan bagaimana keselamatan kita, bagaimana cinta kasih kita, bagaimana kasih sayang kita terhadap sesama kita semua,” katanya.
Yulianus secara khusus meminta masyarakat memperhatikan dampak kebakaran terhadap anak-anak sekolah yang dapat terganggu aktivitas belajarnya akibat kondisi lingkungan dan asap kebakaran.
Ia juga menegaskan larangan pembakaran ketika masyarakat hendak membuka kebun baru.
“Sekali lagi, saya minta tolong kepada seluruh masyarakat agar tidak melaksanakan pembakaran, baik itu di kebun atau mau buka kebun baru, tolong jangan dilaksanakan pembakaran,” tegasnya.
Pemkab Siapkan Pemantauan CCTV
Selain mengimbau masyarakat, Yulianus mengatakan dirinya telah memerintahkan seluruh kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire untuk memasang kamera pengawas atau CCTV sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemantauan.
“Begitu terjadi kebakaran, saya sudah perintahkan semua kepala-kepala dinas agar memasangkan CCTV,” jelasnya.
Menurut Yulianus, langkah tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah melakukan pemantauan terhadap kondisi di lingkungan sekitar serta mendukung upaya pencegahan kebakaran.
Ia juga meminta masyarakat yang menghadapi persoalan atau kondisi tertentu yang berpotensi mendorong terjadinya pembakaran agar tidak mengambil tindakan sendiri.
Masyarakat diminta menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah sehingga dapat dicari solusi bersama.
“Kalau memang ada hal-hal yang tidak berkenan, mau disampaikan ke pemerintah, ya hadir di kami dan kita bisa selesaikan solusi-solusi agar jangan masyarakat yang korban,” pungkas Yulianus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....