Apa yang Harus Dilakukan saat Kabut Asap Mulai Tebal?

  • 30 Agt 2026 10:02 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan menurunkan kualitas udara. Asap yang terhirup dalam jumlah banyak juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, tenggorokan, serta mengganggu saluran pernapasan.

Ketika kabut asap mulai terlihat semakin tebal, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan asap sebisa mungkin.

1. Kurangi aktivitas di luar ruangan

Jika kondisi udara dipenuhi asap, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah, terutama kegiatan yang membutuhkan waktu lama. Tunda aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak sampai kondisi udara membaik.

2. Gunakan masker saat harus keluar rumah

Jika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan masker yang dapat membantu mengurangi paparan partikel asap. Pastikan masker terpasang dengan baik dan menutupi hidung serta mulut.

3. Tutup pintu dan jendela

Saat asap berada di luar rumah, tutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya asap ke dalam ruangan. Hindari membuka jendela terlalu lama ketika kondisi udara di luar sedang buruk.

4. Perhatikan kondisi kelompok rentan

Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih ketika kabut asap meningkat. Usahakan mereka berada di dalam ruangan dengan kualitas udara yang lebih baik dan batasi aktivitas di luar.

5. Perbanyak minum air putih

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan. Minumlah air putih secara cukup selama kondisi kabut asap berlangsung.

6. Pantau informasi kualitas udara

Masyarakat sebaiknya mengikuti informasi mengenai kualitas udara, cuaca, dan perkembangan kebakaran dari sumber resmi. Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah aman untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

7. Segera cari pertolongan jika mengalami keluhan berat

Jika muncul sesak napas, nyeri dada, pusing berat, atau keluhan kesehatan yang semakin parah setelah terpapar asap, segera cari bantuan medis atau datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Lindungi Diri dan Lingkungan

Kabut asap bukan hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan. Karena itu, ketika asap mulai menebal, masyarakat perlu membatasi paparan dan mengambil langkah pencegahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....