Konsultasi Publik Perdana Penysunan Dokumen RAD PT Tahun 2025-2029
- 29 Agt 2026 07:21 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Melalui forum Konsultasi Publik ke I Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah atau RAD Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau TPB Sustainable Development Goals atau SDGS provinsi Papua Tengah tahun 2025-2029. Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dokumen tersebut dapat mencerminkan kebutuhan masyarakat.
Penegasan itu dikemukakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, saat membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah dalam kegiatan Konsultasi Publik Pertama Atau Ke-1 Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah atau RAD Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau TPB Sustainable Development Goals atau SDGs provinsi Papua Tengah tahun 2025-2029. Bertempat di Aula Guest House Jalan merdeka Nabire, Kamis 27 Agustus 2026.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegasakan bahwa, penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah atau RAD Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau TPB Sustainable Development Goals atau SDGs Provinsi Papua Tengah tahun 2025-2029. menjadi salah satu instrumen penting dalam mengarahkan kebijakan dan program pembangunan di Provinsi Papua Tengah,” tegasnya.
konsultasi publik pertama yang laksanakan oleh Bapperida Papua Tengah selama dua hari yakni 26 dan 27 Agustus 2026, merupakan ruang untuk mendengarkan dan menghimpun berbagai pandangan dari seluruh pemangku kepentingan, baik masukan, saran, data, informasi, dan rekomendasi-rekomendasi yang konstruktif, untuk memastikan bahwa setiap target dan indikator yang dituangkan dalam rencana aksi daerah atau RAD ini benar-benar sesuai dengan kondisi dan kemampuan daerah.
Dikatakan para pemangku kepentingan juga di harapkan untuk memperkuat ketersediaan dan kualitas data data yang akurat dan terpercaya sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan menetapkan target melakukan pemantauan dan mengukur keberhasilan pembangunan, dengan data yang baik, sehingga dapat diketahui apa yang telah dicapai, apa yang masih menjadi kendala dan langkah apa yang harus lakukan selanjutnya.
“Dari hasil konsultasi publik ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam penyempurnaan resonansi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan, sehingga dokumen yang dihasilkan nantinya benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat potensi daerah, otoritas pembangunan, dan arah pembangunan berkelanjutan, untuk mewujudkan Papua Tengah yang maju Mandiri sejahtera berkeadilan inklusif dan berkelanjutan,” tutup Fictor Fun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....