Wakil Bupati Nabire Buka Kegiatan Kick Off Meeting FGD KLHS dan RTRW 2026-2046
- 11 Agt 2026 11:10 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire Gelar Kick Off Meeting dan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kabupaten Nabire Tahun 2026 – 2046.
Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) bukan sekedar dokumen perencanaan tata ruang namun RTRW merupakan instrumen yang sangat penting untuk menentukan arah pembangunan daerah, mengatur pemanfaatan ruang, menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan kelestarian lingkungan, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha dalam memanfaatkan ruang di wilayah kabupaten Nabire.
Penegasan itu dikemukakan Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, saat membacakan sambutan Bupati Nabire Mesak Magai, dalam acara pembukaan Kick Off Meeting dan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kabupaten Nabire Tahun 2026 – 2046. Yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, bertempat di Aula RRI Jalan Merdeka Nabire, Senin 10 Agustus 2026.
Dijelaskan Kabupaten Nabire tentunya memiliki potensi yang sangat besar baik dari sisi sumber daya alam, pertanian, perikanan, kelautan, perkebunan, kehutanan, pariwisata, perdagangan, jasa, maupun potensi sosial dan budaya,
“Untuk itu, harus dipastikan bahwa pembangunan Kabupaten Nabire ke depan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tetapi juga memperhatikan daya keberlanjutan sumber daya alam, serta kepentingan generasi yang akan dating,” jelasnya.
Wakil Bupati, lanjut mengatakan kearifan lokal dan nilai-nilai masyarakat adat harus menjadi bagian penting yang diperhatikan dalam proses perencanaan tata ruang di Kabupaten Nabire pertama ini. Dan menyamakan persepsi tentang kondisi potensi persoalan serta tantangan Kabupaten Nabire dalam 20 tahun ke depan.
“Di berharapkan melalui forum ini dapat menghasilkan masukan yang konkrit dan terukur dengan tetap memperhatikan perlindungan lingkungan, kebutuhan, pembangunan, serta mitigasi risiko bencana, dengan demikian kita dapat mewujudkan yang terarah berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tutup Burhanudin Pawennari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....