Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari
- 25 Jul 2026 17:40 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Di era digital, data pribadi menjadi aset yang sangat berharga sekaligus rentan disalahgunakan jika tidak dijaga dengan baik. Kebiasaan sederhana seperti menggunakan kata sandi yang sama untuk berbagai akun, membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal, atau mengabaikan pembaruan keamanan perangkat dapat meningkatkan risiko pencurian identitas dan kejahatan siber. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan bahwa kesadaran pengguna merupakan salah satu faktor utama dalam mencegah kebocoran data. Oleh karena itu, setiap pengguna internet perlu memahami pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi saat beraktivitas di dunia digital.
Untuk meningkatkan keamanan, masyarakat disarankan menggunakan kata sandi yang kuat dan unik pada setiap akun, mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA), memeriksa izin akses aplikasi secara berkala, serta memastikan hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi. Selain itu, penting untuk tidak sembarangan membagikan kode OTP maupun data pribadi kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas layanan. Menurut Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA), kombinasi antara teknologi keamanan dan kebiasaan digital yang baik merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko serangan siber. Dengan menerapkan praktik keamanan digital secara konsisten, pengguna dapat melindungi data pribadi sekaligus menciptakan pengalaman berinternet yang lebih aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....