Setan Berduri, Kadal Unik Australia dengan Tubuh Penuh Duri untuk Bertahan Hidup

  • 26 Jul 2026 21:48 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Gurun pasir Australia menyimpan berbagai satwa unik yang mampu beradaptasi dengan lingkungan ekstrem. Salah satunya adalah setan berduri atau thorny devil (Moloch horridus), seekor kadal kecil dengan penampilan menyerupai makhluk prasejarah karena seluruh tubuhnya dipenuhi duri tajam.

Meski memiliki nama yang terdengar menakutkan, setan berduri sebenarnya bukan hewan berbahaya bagi manusia. Kadal ini memiliki ukuran tubuh relatif kecil, dengan panjang sekitar 15 hingga 20 sentimeter. Tubuhnya dilapisi sisik keras dan duri-duri tajam yang berfungsi sebagai perlindungan dari predator seperti burung pemangsa dan ular.

Setan berduri hidup di wilayah gurun dan semak kering Australia bagian tengah dan barat. Lingkungan tempat tinggalnya memiliki suhu ekstrem, dengan sumber air yang sangat terbatas. Untuk bertahan hidup, hewan ini mengembangkan berbagai kemampuan adaptasi yang sangat menakjubkan.

Salah satu keunikan terbesar setan berduri adalah kemampuannya mengumpulkan air melalui kulit. Tubuhnya memiliki saluran mikroskopis di antara sisik-sisik yang dapat mengalirkan embun, air hujan, atau kelembapan dari permukaan tubuh menuju mulut. Dengan cara ini, setan berduri bisa mendapatkan air tanpa harus mencari sumber air secara langsung.

Dari segi makanan, setan berduri memiliki pola makan yang sangat khusus. Hewan ini hampir hanya memakan semut, terutama semut kecil yang berada di habitat gurun. Dalam sehari, seekor setan berduri dapat mengonsumsi ribuan ekor semut menggunakan lidahnya yang lengket.

Warna tubuh setan berduri juga menjadi bagian dari strategi bertahan hidup. Kulitnya memiliki warna cokelat, kuning, atau kemerahan yang dapat menyatu dengan lingkungan gurun. Kemampuan kamuflase ini membuatnya sulit terlihat oleh pemangsa.

Selain duri dan kemampuan menyimpan air, setan berduri juga memiliki perilaku unik ketika merasa terancam. Hewan ini dapat menundukkan kepala dan memperlihatkan bagian belakang tubuh yang lebih besar untuk mengecoh predator, sehingga bagian kepala yang sebenarnya terlindungi.

Musim berkembang biak menjadi waktu penting bagi kelangsungan hidup spesies ini. Betina biasanya bertelur di dalam tanah, dan anak-anak setan berduri akan menetas setelah beberapa waktu dengan kemampuan bertahan hidup secara mandiri.

Meskipun saat ini belum dikategorikan sebagai hewan yang terancam punah, setan berduri tetap menghadapi ancaman akibat perubahan habitat, aktivitas manusia, dan perubahan iklim yang memengaruhi lingkungan gurun.

Keberadaan setan berduri menjadi bukti luar biasa tentang kemampuan makhluk hidup beradaptasi dengan alam. Dengan tubuh penuh duri, cara minum yang unik, dan pola makan khusus, kadal kecil asal Australia ini menjadi salah satu hewan paling menarik di dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....