Tikus Mol Emas, Mamalia Misterius yang Menggali Tanah dengan Kemampuan Luar Biasa
- 26 Jul 2026 21:48 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Di bawah permukaan tanah Afrika bagian selatan, hidup seekor mamalia kecil yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menggali dan bertahan di lingkungan bawah tanah. Hewan tersebut adalah tikus mol emas atau golden mole, kelompok mamalia unik yang terkenal karena tubuhnya yang berkilau, kebiasaan hidupnya di bawah tanah, serta kemampuan navigasi yang sangat baik.
Meski disebut “tikus mol”, hewan ini sebenarnya bukan termasuk kelompok tikus. Tikus mol emas berasal dari keluarga Chrysochloridae dan memiliki hubungan kekerabatan yang lebih dekat dengan kelompok mamalia Afrika lainnya seperti tenrec dibandingkan dengan tikus biasa.
Tikus mol emas memiliki ukuran tubuh kecil, biasanya hanya sekitar beberapa sentimeter hingga belasan sentimeter. Tubuhnya berbentuk silindris, dengan kepala runcing, mata yang sangat kecil bahkan hampir tidak berfungsi, serta telinga yang tersembunyi di balik bulu. Adaptasi tersebut membantu hewan ini bergerak dengan mudah di dalam tanah.
Salah satu ciri khas tikus mol emas adalah bulunya yang tampak berkilau seperti emas atau perunggu. Warna tersebut berasal dari pantulan cahaya pada struktur rambutnya, sehingga memberikan tampilan unik yang jarang ditemukan pada mamalia lain.
Sebagai hewan penggali, tikus mol emas memiliki kaki depan yang kuat dengan cakar besar untuk membuat terowongan di dalam tanah. Hewan ini hampir menghabiskan seluruh hidupnya di bawah permukaan, mencari makanan dan berlindung dari ancaman predator.
Makanan utama tikus mol emas adalah hewan-hewan kecil yang hidup di tanah, seperti serangga, cacing, dan larva. Dengan bantuan indera peraba yang sangat sensitif, hewan ini mampu mendeteksi getaran kecil dari mangsanya meskipun berada dalam kondisi gelap gulita.
Keunikan lain dari tikus mol emas adalah cara bergeraknya. Hewan ini tidak hanya menggali tanah, tetapi juga mampu “berenang” melalui pasir atau tanah lunak menggunakan gerakan tubuhnya yang kuat. Kemampuan ini membuatnya dapat berpindah dengan cepat di lingkungan bawah tanah.
Tikus mol emas ditemukan di berbagai habitat Afrika bagian selatan, mulai dari padang rumput, gurun pasir, hingga kawasan hutan. Beberapa spesies bahkan mampu hidup di lingkungan yang sangat kering dengan kondisi yang sulit.
Namun, keberadaan hewan unik ini menghadapi ancaman akibat kerusakan habitat, perubahan penggunaan lahan, pertanian, serta aktivitas pertambangan. Karena hidup tersembunyi di bawah tanah, keberadaan dan jumlah populasinya juga sulit dipantau oleh para peneliti.
Beberapa jenis tikus mol emas masuk dalam kategori terancam punah, sehingga perlindungan habitat alami menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungannya.
Tikus mol emas menjadi salah satu bukti bahwa dunia satwa masih menyimpan banyak misteri. Dengan tubuh mungil, bulu berkilau, dan kemampuan hidup di bawah tanah, hewan ini menunjukkan bagaimana proses evolusi menciptakan berbagai bentuk adaptasi luar biasa untuk bertahan hidup di alam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....