Simak Peringatan 27 Juni, Peristiwa Penting Nasional dan Internasional
- 26 Jun 2026 20:00 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Tanggal 27 Juni menyimpan sejumlah peristiwa penting yang dikenang di berbagai belahan dunia. Mulai dari peringatan yang mengapresiasi peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tonggak penting dalam sejarah militer Indonesia melalui pengangkatan Jenderal Soedirman sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia, hingga lahirnya yen sebagai mata uang resmi Jepang.
Berikut sejarah dan makna dari peristiwa-peristiwa tersebut.
1. Hari UMKM Internasional
Di tengah dinamika perekonomian global, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Karena itu, setiap tanggal 27 Juni dunia memperingati Hari UMKM Internasional atau Micro-, Small and Medium-sized Enterprises Day.
Peringatan ini ditetapkan melalui resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2017. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran mengenai kontribusi besar UMKM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan pengurangan kemiskinan. UMKM diketahui mencakup lebih dari 90 persen bisnis di dunia dan menjadi sumber utama penciptaan lapangan kerja.
Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong kebijakan yang mendukung pengembangan usaha kecil agar lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi, teknologi, dan perubahan global.
Tema Hari UMKM Internasional 2026, "Empowering MSMEs through Innovation and Sustainable Industrial Development" atau “Memberdayakan UMKM melalui Inovasi dan Pembangunan Industri Berkelanjutan.” Tema ini menekankan pentingnya inovasi dan industrialisasi berkelanjutan dalam memperkuat daya saing UMKM di masa depan.
2. Jenderal Soedirman Diangkat Menjadi Panglima TNI
Perjalanan sejarah bangsa Indonesia pada 27 Juni juga ditandai oleh lahirnya kepemimpinan militer yang kelak menjadi simbol perjuangan nasional. Pada 27 Juni 1947, Presiden Soekarno secara resmi mengangkat Jenderal Soedirman sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Yogyakarta.
Pengangkatan tersebut dilakukan setelah proses konsolidasi kekuatan militer Indonesia pascakemerdekaan. Sebelumnya, Soedirman terpilih dalam konferensi militer yang mempertemukan berbagai unsur angkatan bersenjata Republik Indonesia.
Sebagai Panglima Besar, Soedirman memimpin TNI dalam berbagai perjuangan mempertahankan kemerdekaan, termasuk menghadapi agresi militer Belanda. Kepemimpinannya dikenal karena keteguhan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah, bahkan ketika kondisi kesehatannya menurun. Sosoknya hingga kini dikenang sebagai salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah perjuangan Indonesia.
3. Yen Ditetapkan Menjadi Mata Uang Jepang
Sementara itu di Asia Timur, tanggal 27 Juni 1871 menjadi tonggak penting dalam modernisasi ekonomi Jepang. Pada hari tersebut, pemerintah Jepang menetapkan yen sebagai mata uang resmi negara melalui kebijakan reformasi moneter yang dikenal sebagai New Currency Act.
Kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi besar pada era Restorasi Meiji yang bertujuan menyatukan sistem keuangan Jepang yang sebelumnya menggunakan berbagai mata uang daerah. Dengan diberlakukannya yen, Jepang memiliki sistem moneter nasional yang lebih modern dan terstandarisasi.
Nama "Yen" berasal dari kata Jepang en yang berarti "bulat", merujuk pada bentuk koin modern yang digunakan saat itu. Seiring perkembangan ekonomi Jepang, yen kemudian menjadi salah satu mata uang terkuat dan paling berpengaruh dalam perdagangan internasional hingga saat ini. (Falen Nelwan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....