Pendataan Sensus Ekonomi 2026 BPS Nabire Butuh Dukungan Semua Pihak
- 05 Jun 2026 05:45 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire berharap NGIDAM atau (Kegiatan Pengisian dan Pendampingan) Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi data ekonomi yang akurat, terpercaya, dan mutakhir untuk perencanaan, monitoring, serta evaluasi pembangunan nasional maupun daerah.
Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kabupaten Nabire, Abimanyu Adi Kusuma, saat ditemui dalam kegiatan NGIDAM (Kegiatan Pengisian dan Pendampingan) Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Kamis 4 Juni 2026 menjelaskan bahwa kegiatan NGIDAM bertujuan mendorong partisipasi pelaku usaha agar proses pengisian data Sensus Ekonomi 2026 dapat dilakukan lebih cepat, lengkap, dan akurat.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana pendampingan bagi responden agar dapat mengisi data dengan benar sesuai konsep dan definisi yang telah ditetapkan oleh BPS.
“Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha dalam pengisian Sensus Ekonomi 2026, mempercepat proses pengumpulan data melalui pengisian bersama pada waktu yang telah ditentukan, serta memastikan kualitas dan kelengkapan data yang diberikan responden,” jelasnya.
Selain itu, pendampingan juga dilakukan untuk mengurangi kesalahan pengisian data karena responden dapat langsung berkonsultasi dengan petugas BPS. Kegiatan ini sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sensus ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi.
“Data yang dihasilkan nantinya diharapkan menjadi data ekonomi yang akurat, terpercaya, dan mutakhir untuk perencanaan, monitoring, serta evaluasi pembangunan nasional maupun daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Elisabeth Dimara, menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan turut memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pengisian dan pendampingan Sensus Ekonomi 2026 tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini melibatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang berada di Distrik Nabire, termasuk puskesmas, klinik, rumah sakit, serta fasilitas kesehatan milik TNI dan Polri.
“Dinas Kesehatan memfasilitasi kegiatan ini dengan mengundang seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di Distrik Nabire agar dapat berpartisipasi dalam pengisian data Sensus Ekonomi 2026,” ungkap Elisabeth.
Melalui kegiatan NGIDAM, diharapkan proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Nabire dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung perencanaan pembangunan ekonomi di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....