Sejumlah komoditi Pangan di Nabire butuhkan Perhatian Pemerintah

  • 29 Mei 2026 20:34 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, SP., M.Si., kepada RRI Jumat 29 Mei 2026 menegasakan bahwa, kenaikan signifikan harga minyak goreng, Minyakkita di Kabupaten Nabire disebabkan oleh lonjakan biaya kemasan plastik, serta stok yang sementara mengalami kekosongan.

“Sejumlah komoditi di Kabupaten Nabire membutuhkan perhatian serius dari pada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nabire, dan Pemerinkah Kabupaten (Pemkab) Nabire, terutama minyak goreng Minyakkita yang mengalami kenaikan signifikan,” tegasnya.

Menurut Yasor Sawo, temuan HET Minyakkita diperoleh dari hasil monitoring Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, bersama tim inflasi daerah pada Selasa 26 Mei 2026 di lokasi Pasar Sentral Kalibobo Nabire. dan beberapa pemasok, distributor,maupun kios, toko di Nabire.

“Kenaikan harga Minyakkita di Kabupaten Nabire, disebabkan oleh Sejumlah hal diantaranya, oleh lonjakan biaya kemasan plastik akibat gangguan pasokan global, tingginya biaya distribusi ke wilayah Indonesia Timur dan Stok yang Sementara Mengalami Kekosongan, kenaikan harga BBM, Dollar dan lain sebagainya,” jelasnya.

Selain itu, lanjut kata Yasor Victor Sawo. Para pedagang pasar di Nabire seringkali tidak mendapatkan stok langsung dari distributor utama. Mereka harus membeli dari distributor tangan kedua atau ketiga dengan harga modal yang sudah tinggi.

“Dengan kondisi yang ada kami berharap para distributor, pedangang, dan pihak terkait lainya agar tidak menaikan harga semena-mena, dan tetap mengacu pada Harga Acuan Pembelian Pemerintah (HAP) sesuai dengan standart satuan harga yang ditetapkan oleh pemerintah, terkait dengan harga bahan pangan yang ada di Kabupaten Nabire. Sehingga daya beli dari masyarakat dapat terakses,” harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....