Dampak Positif dan Negatif Berkendara tanpa Helm

  • 22 Mei 2026 07:50 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Di berbagai daerah, masih ditemukan pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm saat berkendara. Padahal, penggunaan helm merupakan salah satu aturan keselamatan yang wajib dipatuhi demi melindungi pengendara dari risiko kecelakaan lalu lintas.

Sebagian masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa berkendara tanpa helm terasa lebih nyaman dan praktis, terutama untuk perjalanan jarak dekat. Namun, di balik kenyamanan tersebut terdapat berbagai dampak negatif yang dapat membahayakan keselamatan. Berikut sisi positif dan negatif dari berkendaraan tanpa helm.

- Sisi Positif Tidak Menggunakan Helm

Beberapa pengendara menilai ada sisi positif ketika tidak memakai helm, di antaranya:

  1. Merasa lebih bebas dan nyaman
    Pengendara merasa angin langsung mengenai wajah sehingga perjalanan terasa lebih santai.
  2. Praktis untuk perjalanan singkat
    Sebagian orang menganggap penggunaan helm merepotkan ketika hanya bepergian dekat.
  3. Tidak merasa gerah
    Pada cuaca panas, beberapa pengendara memilih tidak memakai helm karena dianggap membuat kepala berkeringat.

Meski demikian, manfaat tersebut hanya bersifat sementara dan tidak sebanding dengan risiko yang dapat terjadi.

- Dampak Negatif Tidak Menggunakan Helm

Tidak memakai helm saat berkendara memiliki banyak dampak buruk, antara lain:

  1. Risiko cedera kepala lebih tinggi
    Saat terjadi kecelakaan, kepala menjadi bagian tubuh yang paling rentan mengalami benturan keras.
  2. Dapat menyebabkan kematian
    Kecelakaan ringan sekalipun bisa berakibat fatal apabila pengendara tidak menggunakan pelindung kepala.
  3. Melanggar aturan lalu lintas
    Pengendara yang tidak memakai helm dapat dikenai sanksi tilang sesuai peraturan yang berlaku.
  4. Membahayakan keselamatan penumpang
    Tidak hanya pengendara, penumpang tanpa helm juga berisiko mengalami luka serius.
  5. Menjadi contoh buruk bagi masyarakat
    Kebiasaan tidak memakai helm dapat ditiru oleh anak-anak maupun pengendara lain.

Penggunaan helm bukan sekadar memenuhi aturan lalu lintas, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Helm berstandar nasional dapat membantu mengurangi risiko cedera serius ketika terjadi kecelakaan.

Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan helm setiap kali berkendara, baik untuk perjalanan dekat maupun jauh, agar tercipta budaya tertib dan aman di jalan raya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....