Edukasi Humanis Polisi Tekan Fatalitas Kecelakaan Papua Tengah

  • 27 Mar 2026 02:02 WIB
  •  Nabire

KBRN,CO.ID, Nabire - Upaya pendekatan edukatif yang dilakukan jajaran kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026 di Papua Tengah menunjukkan hasil nyata. Meski angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami kenaikan, jumlah korban jiwa justru mengalami penurunan signifikan.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Tengah, S. Kunto Hartono, menyampaikan bahwa strategi komunikasi yang mengedepankan sisi humanis menjadi kunci utama keberhasilan dalam menekan fatalitas kecelakaan di wilayah tersebut.

Operasi yang digelar sejak 13 hingga 25 Maret 2026 itu mencatat adanya peningkatan jumlah insiden kecelakaan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari hasil evaluasi, terjadi kenaikan sebanyak tiga kasus atau sekitar 14,29 persen dibandingkan Operasi Ketupat Noken 2025.

Namun demikian, kondisi tersebut tidak berbanding lurus dengan tingkat fatalitas. Data menunjukkan penurunan tajam korban meninggal dunia, dari tujuh orang pada tahun sebelumnya menjadi dua orang pada tahun ini. Penurunan sekitar 71 persen ini dinilai sebagai capaian penting dalam upaya keselamatan berlalu lintas.

Menurut Kunto, perubahan pendekatan dari yang semula dominan represif menjadi lebih persuasif turut memengaruhi tingkat kesadaran masyarakat. Petugas di lapangan tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga aktif memberikan imbauan, sosialisasi, serta edukasi keselamatan kepada pengguna jalan.

Pendekatan dialogis yang dilakukan secara intens juga berdampak pada minimnya pelanggaran lalu lintas yang menonjol selama operasi berlangsung. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan berkendara.

Di sisi lain, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menunjukkan adanya peningkatan kasus. Tercatat terdapat tambahan 88 kasus dibandingkan tahun sebelumnya, dengan kasus penganiayaan menjadi yang paling dominan.

Meski begitu, kepolisian memastikan kondisi umum di delapan kabupaten di Papua Tengah tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan signifikan yang dapat mengganggu stabilitas selama masa operasi.

Sementara itu, pergerakan arus mudik di Papua Tengah didominasi oleh transportasi udara dan laut. Aktivitas penumpang terpantau stabil tanpa adanya lonjakan berarti, baik dari sisi jumlah pengguna maupun penambahan armada transportasi.

Pemantauan di sejumlah pos pelayanan, khususnya di bandara dan pelabuhan, menunjukkan mobilitas masyarakat cenderung normal dan lebih bersifat antarwilayah provinsi.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026 di Papua Tengah berjalan dengan aman dan lancar. Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kepolisian untuk terus meningkatkan strategi pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat di masa yang akan datang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....