Mediterranean Sea Hare, Siput Laut Misterius yang Dapat Hilang saat Terancam

  • 24 Feb 2026 15:10 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Peneliti kelautan Eropa kembali menyoroti keunikan salah satu penghuni perairan Laut Mediterania, yaitu siput laut Mediterranean sea hare (Aplysia fasciata). Hewan lunak ini dikenal karena kemampuannya mengeluarkan cairan ungu seperti tinta cumi-cumi dan bersembunyi dari predator dengan cara yang sangat luar biasa.

Siput laut ini memiliki tubuh lembut berwarna cokelat keunguan dengan panjang mencapai 40 sentimeter. Julukan sea hare atau kelinci laut berasal dari dua tonjolan seperti telinga di kepalanya yang sebenarnya merupakan organ penciuman. Ia termasuk ke dalam kelompok moluska opisthobranchia dan merupakan salah satu spesies terbesar dalam famili Aplysiidae.

Menurut laporan dari Marine Biological Association of the United Kingdom, Mediterranean sea hare tersebar luas di perairan hangat Laut Tengah, Samudra Atlantik bagian timur, hingga pesisir Afrika Utara. Hewan ini biasa ditemukan di padang lamun (seagrass beds) dan di antara alga laut yang menjadi sumber makanannya.

Keunikan sea hare terletak pada sistem pertahanannya. Ketika merasa terancam, ia akan menyemburkan cairan tinta ungu pekat yang mengandung zat kimia pengganggu indra penciuman predator. Mekanisme ini membuat ikan atau kepiting pemangsa kehilangan arah dan memberi waktu bagi siput laut tersebut untuk melarikan diri.

Selain itu, para ilmuwan juga menemukan bahwa tinta Aplysia fasciata mengandung senyawa aplysioviolin, yang memiliki potensi digunakan dalam penelitian farmasi dan antimikroba. Senyawa ini berfungsi sebagai pelindung alami, tapi juga memiliki aktivitas biologis yang menarik untuk dikembangkan menjadi obat.

Dalam beberapa tahun terakhir, populasi Mediterranean sea hare dilaporkan meningkat di beberapa wilayah karena perubahan suhu laut akibat pemanasan global. Meski begitu, para peneliti mengingatkan agar fenomena ini tidak disalahartikan sebagai tanda ekosistem sehat, karena peningkatan suhu laut juga mengancam spesies lain yang lebih sensitif.

Keberadaan siput laut ini menjadi pengingat bahwa lautan masih menyimpan banyak keajaiban biologis yang belum sepenuhnya dipahami manusia. Melalui penelitian berkelanjutan, Mediterranean sea hare tidak hanya memperkaya pengetahuan tentang keanekaragaman laut, tetapi juga membuka peluang baru di bidang ilmu kesehatan dan konservasi laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....